Breaking News:

Berita Bangkalan

Kapolres Bangkalan AKBP Alith Perintahkan Polsek Sebarkan Bantuan Sembako di Tengah PPKM Darurat

Pemberian bantuan paket sembako merupakan langkah untuk mengurangi angka kesenjangan sosial sekaligus wujud peduli dan cinta Polri pada masyarakat

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Kabag Sumda Polres Bangkalan, Kompol Sutrisno didampingi Kasatreskoba Iptu Iwan Setiyawan, Kapolsek Kokop Iptu Muhaimin, serta sejumlah relawan memberikan bantuan paket sembako kepada seorang perempuan lumpuh di Desa Batukorogan, Kecamatan Kokop sebagai upaya meringankan beban masyarakat di tengah pandemi dan PPKM Darurat Covid-19, Minggu (11/7/2021) 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ahmad Faisol

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak 3 Juli 2021 tidak selalu diimplementasikan Polres Bangkalan dengan penegakan disiplin protokol kesehatan melalui gencarnya gelaran Operasi Yustisi dan razia-razia di sejumlah titik kerumunan. Namun juga diterapkan dengan gelaran bakti sosial.

Hari ke-11 PPKM Darurat, Kapolres Bangkalan, AKBP Alith Alarino memerintahkan anggota seluruh polsek dan para Pejabat Utama (PJU) meninggalkan markas untuk menyebar bantuan berupa paket sembako ke rumah-rumah warga terdampak pandemi Covid-19 dan ekonomi lemah, Minggu (11/7/2021).

“Berikan bantuan sembako secara masif dan door to door (pintu ke pintu). Kita, anggota Polri harus hadir terdepan meringankan beban hidup masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang juga belum mereda,” perintah AKBP Alith.

Selain sebagai upaya meringankan beban hidup, lanjut Alith, pemberian bantuan paket sembako juga merupakan langkah efektif untuk mengurangi angka kesenjangan sosial sekaligus wujud peduli dan cinta Polri kepada masyarakat luas.

Sehari sebelumnya, Alith bersama Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron serta Ketua DPRD Bangkalan, Muhammad Fahad mengunjungi sekaligus memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang menjalankan isolasi mandiri di Desa Geger dan Desa Kombangan Kecamatan Geger, Sabtu (10/7/2021).

“Semoga masyarakat sedikit terbantu, lebih bersemangat menghadapi situasi pandemi dan PPKM Darurat. Kami selalu bertekad melayani, mengayomi, dan melindungi serta memberikan yang terbaik bagi mereka,” pungkas polisi kelahiran Surabaya itu.

Perintah Alith langsung direspon seluruh kapolsek dan para PJU Polres Bangkalan mulai dari Kepala Bagian Sumber Daya (Kabag Sumda) Kompol Sutrisno, Kasatreskoba AKP Iwan Setiyawan, hingga Kasatlatas AKP Abd Aziz. Total sebanyak 90 paket sembako terkumpul, berisikan beras, mi instan, minyak goreng, gula, kopi, dan biskuit.

Kabag Sumda Polres Bangkalan, Kompol Sutrisno pun langsung meluncur menuju lima titik sasaran penerima bantuan, dua titik di Desa Batukorogan dan tiga titik di Desa Kecamatan Kokop. Ia didampingi Iptu Iwan Setiyawan, Kapolsek Kokop, Iptu Muhaimin, perangkat desa, sejumlah relawan dari fatayat dan Persatuan Mahasiswa Kokop.

“Di Desa Batukorogan, kami memberikan paket sembako kepada seorang perempuan yang kondisinya berbaring karena lumpuh sejak lama. Ia hanya tinggal bersama suaminya, berusia sekitar 50-an,” singkat Kompol Sutrisno kepada Surya.

Hingga hari ke-11 PPKM Darurat di Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/7/2021), total kasus baru positif terkonfirmasi atau penularan berdasarkan Status Terkini Covid-19 Dinas Kesehatan setempat mencapai 635 orang, total pasien sembuh mencapai 873 orang dan kasus meninggal dunia mencapai 63 orang.  

Adapun kasus aktif atau belum sembuh menunjukkan tren menurun terhitung sejak 3 Juli 2021. Saat ini pasien Covid-19 Kabupaten Bangkalan sejumlah 721 orang dari 927 orang. Sejumlah 510 orang di antaranya menjalani isolasi mandiri di rumah, 2 orang di gedung Balai Diklat, 191 orang dirawat di RSUD Syamrabu Bangkalan, dan 18 orang lainnya dirawat di rumah sakit di Surabaya.

Sementara itu, Kapolsek Kwanyar Iptu Mansyur menyampaikan, pihaknya mendistribusikan bantuan paket sembako ke tujuh titik sasaran di Desa Pesanggrahan dengan sasaran masyarakat ekonomi lemah dan terdampak pandemi Covid-19.

“Kami tambahkan bantuan vitamin, masker, sekaligus memberikan imbauan agar masyarakat tetap patuh 5 M protokol kesehatan. Meliputi memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” singkat Mansyur kepada Surya. (edo/ahmad faisol)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved