Breaking News:

Madura United

Kiper Madura United Akui Penundaan Kompetisi Liga 1 Bikin Fisik, Mental dan Psikisnya Terdampak

Kiper Madura United, Muhammad Ridho Djazulie mengungkapkan, mental dan psikisnya terdampak akibat penundaan kompetisi Liga 1 2021

Penulis: Khairul Amin | Editor: Aqwamit Torik
Madura United
Kiper Madura United, Muhammad Ridho Djazulie - Kiper Madura United akui mental dan psikisnya terdampak akibat penundaan kompetisi 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kick off kompetisi Liga 1 2021 yang mengalami penundaan memberikan dampak untuk pemain.

Selain berdampak pada fisik, mental dan psikis para pemain juga terdampak.

Seperti yang dirasakan oleh Kiper Madura United, Muhammad Ridho Djazulie.

Pemain asal Pekalongan ini mengungkapkan, mental dan psikisnya terdampak akibat penundaan kompetisi Liga 1 2021.

Apalagi ini bukan kali pertama penundaan kompetisi, musim lalu setelah terjadi penundaan berulang-ulang, kompetisi dihentikan di tengah jalan.

"Pastinya pengaruh untuk psikis pemain, kami sebagai pemain profesional juga sebenernya sangat terpengaruh, apalagi kami sudah persiapan beberapa bulan, berbulan-bulan sebenernya," kata Muhammad Ridho Djazulie pada TribunMadura.com Network, Minggu (11/7/2021).

Baca juga: Strategi Rahmad Darmawan Jaga Mental dan Semangat Pemain Madura United di Tengah Penundaan Kompetisi

"Terhitung dari Piala Menpora kemarin. Makanya ini sebenernya sangat berpengaruh untuk persiapan kami, baik mental, fisik, terus juga yang lain-lain," tambahnya.

Ia juga menyebut, berlatih mandiri seperti yang dilakukan pemain Madura United saat ini di tengah tim diliburkan, sangat berbeda dengan saat berlatih bersama tim.

"Pada dasarnya berlatih di rumah secara mandiri dengan berlatih dengan tim itu beda sekali," ucap M Ridho

"Secara mandiri kalau capek ya sudah, tapi kalau secara tim itu tidak bisa, harus betul-betul mengikuti apa yang diberikan oleh pelatih," tambahnya.

Mengenai latihan secara mandiri, banyak ragam latihan dilakukannya selama libur kali ini.

Meskipun tidak terlalu leluasa saat berlatih di luar lapangan akibat pemerintah saat ini sedang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali, 3-20 Juli 2021.

"Mulai dari gym untuk menjaga kebugaran, latihan kor dan lainnya," kata mantan pemain Borneo FC itu.

"Yang penting tetap semangat dan menjaga asa, mudah-mudahan dengan selesainya PPKM ini, kami tetap siap untuk fisik, walaupun tidak secara penuh," pungkasnya. (amn).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved