Berita Bangkalan

PKB dan PCNU Bangkalan Gerakkan Roda Ekonomi Masyarakat Melalui Pengembangbiakan Kambing

DPC PKB Kabupaten Bangkalan bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bangkalan menggelorakan ‘Gerakan Kebangkitan Ekonomi Nahdliyin’. 

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Ketua DPC PKB Kabupaten Bangkalan, H Syafiuddin menyerahkan bantuan hibah berupa 273 ekor kambing secara simbolis kepada Ketua PCNU Kabupaten Bangkalan, KH Makki Nasir dalam Kunjungan Dapil VI bertemakan, ‘Gerakan Kebangkitan Ekonomi Nahdliyin’ di Kantor PCNU Bangkakan, Jalan KH Marzuki Kelurahan Pangeranan, Minggu (11/7/2021) 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Wabah pandemi Covid-19 tak kunjung beranjak dari tengah masyarakat Indonesia, khususnya di Bangkalan.

Hal ini membuat pemerintah memberlakukan PPKM Darurat untuk pencegahan penularan Covid-19.

Kondisi ini direpon langsung DPC PKB Kabupaten Bangkalan bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bangkalan dengan menggelorakan ‘Gerakan Kebangkitan Ekonomi Nahdliyin’. 

Dengan harapan, terciptanya kekuatan ekonomi masyarakat yang dimulai dari desa.

Sejumlah 273 ekor kambing pun diserahkan Ketua DPC PKB Bangkalan, H Syafiuddin kepada Ketua PCNU Bangkalan, KH Makki Nasir di Kantor PCNU, Jalan KH Marzuki, Kelurahan Pangeranan, Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/7/2021).

H Syafiuddin mengungkapkan, DPC PKB-PCNU Bangkalan merasakan betul dampak dari kuatnya cengkraman pandemi Covid-19 bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama bagi masyarakat yang ada di pedesaan.  

“Kami tidak ingin masyarakat larut terlalu lama dalam keterpurukan ini. Seperti yang diarahkan Ketua Umum PKB Bapak Muhaimin Iskandar, kita harus aktif berlomba-lomba untuk mempercepat penguatan ekonomi. Dan DPC PKB bersama PCNU Bangkalan memulainya dari desa,” tegas H Syafiuddin.

Politisi kelahiran Bangkalan yang juga tercatat sebagai anggota Komisi V DPR RI itu menjelaskan, keputusan DPC PKB Bangkalan memilih pengembang biakan kambing sebagai trigger atau pemantik pertumbuhan ekonomi kerakyatan tidak lepas dari kultur masyarakat bahwa di Madura termasuk di Kabupaten Bangkalan.  

“Saya teringat nenek moyang, bahwa harta paling berharga bagi masyarakat di desa adalah kambing dan sapi. Kami memulai dari bawah dulu, membangun dari desa. Apabila desa sudah kuat dan makmur, akan menopang stabilitas ekonomi di perkotaan,” jelasnya.  

Ia menambahkan, pintu sinergitas DPC PKB Bangkalan terkait urusan sosial-politik dengan bingkai kemaslahatan umat sangat terbuka lebar untuk semua elemen, mulai para legislatif di Madura, semua partai politik, maupun dengan Pemerintah Kabupaten Bangkalan.

“Dalam waktu dekat kami akan sowan ke Bupati Bangkalan, kami ingin Song-osong Lombhung (bersinergi) dengan Pemkab Bangkalan dalam rangka amar makruf nahi mungkar. Konsep strategi PKB adalah tidak ada lawan, semua elemen adalah kawan,” pungkasnya.  

Pengelolaan terkait pengembang biakan 273 ekor kambing itu diserahkan sepenuhnya kepada pihak PCNU Bangkalan. Selain ratusan ekor kambing, DPC PKB Bangkalan juga menyerahkan bantuan lain berupa hand sanitizer, masker, hingga paket sembako kepada para perwakilan Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se Kabupaten Bangkalan yang hadir.

Ketua PCNU Kabupaten Bangkalan, KH Makki Nasir menyatakan, hibah berupa bantuan ratusan ekor kambing dari DPC PKB Bangkalan merupakan amanah bagi para pengurus NU sekaligus memberikan contoh kepada masyarakat dalam upaya pengembangan dan penguatan ekonomi di tengah keterpurukan kondisi ekonomi karena pandemi Covid-19.

“Kami sebagai organisasi keagamaan dan sosial harus mampu memberikan contoh pengelolaan yang bagus. Kambing-kambing ini bukan untuk kurban atau ritual tolak bala’, budidaya kambing ini harus mampu menjadi solusi atau sumber ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved