Breaking News:

Berita Sumenep

5 Pasar Hewan di Sumenep Ditutup Sementara Imbas PPKM Darurat, Simak Rincian Daftar Pasar Hewannya

Penutupan pasar hewan ini dampak dari penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, mulai 3-20 Juli 2021 mendatang.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ali Hafidz Syahbana
Pasar hewan di Kecamatan Kota Sumenep dijaga ketat oleh petugas pasca ditutup sementara, Senin (12//2021). 

AKBP Rahman Wijaya berharap agar para pedagang dan pembeli bisa memahami kondisi darurat seperti ini. Kendati begitu pihaknya  juga menuturkan bahwasanya untuk transaksi penjualan masih bisa dilakukan secara personal maupun secara online melalui HP.

"Walaupun pasar hewan ditutup kan masih bisa jualan secara personal melalui online atau telepon," katanya.

Kebijakan itu dilaksanakan katanya, untuk mengendalikan atau mencegah penyebaran virus corona di masa PPKM Darurat demi memberikan keselamatan dan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Sumenep.

"Kebijakan tersebut dalam rangka mengendalikan laju penyebaran Covid-19 di Sumenep agar tidak semakin efektif penyebarannya," katanya.

Pihaknya meminta pada Masyarakat, bahwa kebijakan yang ada di Kabupaten Sumenep selama Pandemi Covid-19 ini agar diterima secara legowo.

Sebab menurutnya, tidak akan mungkin pemerintah Kabupaten Sumenep ingin membuat masyarakatnya terpuruk dari perekonomian.

Namun karena kesehatan dan keselamatan adalah anugrah yang paling utama.

"Tidak mungkin pemerintah Kabupaten Sumenep tidak sayang dengan rakyatnya. Semuanya hanya demi keselamatan dan kesehatan bersama dalam memerangi wabah Covid-19 ini. Untuk saya mengajak kepada masyarakat Kabupaten Sumenep untuk tetap satu barisan dalam mendukung program pemerintah selama masa pandemi ini," ucapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved