Breaking News:

Berita Bangkalan

Poskesdes di Bangkalan Bakal Jadi Lokasi Awal Penanganan Covid-19, Bisa Ditiru Wilayah Lain

Poskesdes bakal dimaksimalkan sebagai tempat pertama penanganan Covid-19 bagi warga desa.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak saat mengunjungi ke Desa Rosep Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/7/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Fungsi Pos Kesehatan Desa atau Poskesdes bakal dimaksimalkan sebagai tempat pertama penanganan Covid-19 bagi warga desa di Kabupaten Bangkalan.

Kegiatan itu dilakukan untuk mengurangi beban rumah sakit di Kabupaten Bangkalan atas lonjakan kasus Covid-19.

"Nah, ada masukan yang sangat baik dari AKD Jatim ini terkait memaksimalkan pos kesehatan desa sebagai tempat penanganan pertama Covid-19," kata Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak dalam keterangannya, Senin (12/7/2021).

Sebelumnya, Emil Dardak melakukan kunjungan ke Desa Rosep, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/7/2021).

Dalam kunjungan tersebut, Emil Dardak bertemu dengan pengurus Asosiasi Kepala Desa (AKD) Jatim untuk membahas penanganan Covid-19.

Dialog dalam pertemuan tersebut ternyata mengungkap jika tak sedikit masyarakat yang masih takut berobat ke rumah sakit lantaran waswas ternyata Covid-19.

Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER HARI INI, Hukuman Pelaku Mobil Goyang Oknum ASN hingga Bantuan Sembako

Kebetulan, di Desa Rosep sendiri telah memiliki Pos Kesehatan Desa beserta tenaga kesehatan dan fasilitas penunjangnya.

Emil yang juga Ketua Ikatan Persaudaraan Haji (IPHI) Jatim itu berharap, pemanfaatan Poskesdes bisa segera diwujudkan agar menjadi percontohan bagi desa lainnya.

Apalagi, pemanfaatan Poskesdes ternyata juga mendapat dukungan dari Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur.

“Bu Kadinkes berpesan, virus ini sangat cepat menyebar sehingga kelengkapannya harus tersedia mulai dari APD, oxymeter dan kelengkapan lainnya," lanjut Emil.

Mantan Bupati Trenggalek itu juga sempat meninjau langsung Poskesdes setempat untuk melihat kesiapan dan kelengkapan untuk menangani pasien Covid-19.

“Kami sempat mengecek kelengkapan fasilitasnya sekaligus mencoba oxymetre, saya tadi hasilnya 98% ini kalau Pak Ketua AKD ini 96%," tuturnya.

Sementara itu, Munawar, salah seorang pengurus Asosiasi Kepala Desa Jatim menjelaskan, keberadaan Poskesdes akan membantu beban rumah sakit terutama dalam mengurangi kapasitas bed di rumah sakit.

“Di desa Rosep ini memiliki Pos Kesehatan Desa beserta tenaga kesehatan dan fasilitas penunjangnya, usulan dari kami bisa mengurangi kapasitas bed di rumah sakit,” ungkapnya dalam pertemuan bersama Emil tersebut.

Disisi lain, pihak Poskesdes Hasmi Fadillah menyampaikan kesiapan Poskesdes tersebut dalam melayani pasien Covid-19.

“Kami sudah dilatih dan siapkan untuk memberikan pelayanan kesehatan, termasuk untuk Covid-19," ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved