Breaking News:

Virus Corona di Bangkalan

5 Kecamatan di Bangkalan Kembali Masuk Zona Merah, Masih Banyak Warga Takut Periksa ke Faskes

Lima kecamatan di Kabupaten Bangkalan kembali memasuki zona merah atau berisiko tinggi tingkat penyebaran Covid-19.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Kepala Dinkes Kabupaten Bangkalan, Sudiyo mendampingi Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron dan Kapolres Bangkalan, AKBP Alith Alarino saat memantau pelaksanaan Serbuan Vaksinasi Gratis di pelataran Gedung Rato Ebu, Selasa (13/7/2021) 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Lima kecamatan di Kabupaten Bangkalan, Madura, kembali memasuki zona merah atau berisiko tinggi tingkat penyebaran Covid-19 dalam dua hari terakhir.

Kelima kecamatan di Kabupaten Bangkalan yang masuk zona merah itu di antaranya, Kecamatan Bangkalan, Socah, Kamal, Tragah, dan Kecamatan Tanjung Bumi.

Total tambahan pasein terkonfirmasi Covid-19 dalam dua hari ini mencapai 131 orang dan pasien sembuh sejumlah 171 orang.

Total pasien positif menyentuh angka 4.397 orang dan pasien Covid-19 sembuh sejumlah 3.316 orang.

Kepala Dinas  Kesehatan Kabupaten Bangkalan, Sudiyo mengungkapkan, tren kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan berimbang dengan angka kasus baru masih muncul, jumlah pasien sembuh juga sudah banyak, dan kasus meninggal akhir-akhir ini mulai menurun dari pada sebelumnya.

Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER HARI INI Dua Pemuda Terancam Dipenjara hingga Pasien Covid-19 di Pamekasan

“Dulu pernah saya katakan bahwa fenomena gunung es akan terjadi, ya saat ini," ungkapnya kepada Surya ( grup TribunMadura.com ), di sela-sela pemantauan Serbuan Vaksinasi Gratis di Gedung Rato Ebu, Selasa (31/7/2021).

"Karena masyarakat masih takut berobat ke fasilitas kesehatan, takut di-covid-kan. Akhirnya banyak yang menahan diri, tetapi tidak semuanya,” sambung dia.

Memeriksakan diri sejak dini diharapkan Sudiyo bisa dipahami masyarakat yang mengalami keluhan atau gejala sakit apapun. Hal itu dimaksudkan agar segera mendapatkan penanganan medis.

Selain itu, pria yang akrab disapa Yoyok itu segera terwujudnya program vaksinasi setiap hari dengan setiap kecamatan menyediak satu desa sebagai lokus. Sehingga pencapaian target 200 sasaran vaksin per hari bisa tercapai.

“Jadi 200 sasaran vaksin dikalikan 281 desa/kelurahan, berarti ada capain 3.600 target sasaran harian. Se Jatim ditarget 300 ribu sasaran per hari, untuk Bangkalan 7.832 sasaran vaksin per hari. Capaian 4.000 hingga 5.000 per hari sudah bagus,” pungkasnya. (edo/ahmad faisol)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved