Breaking News:

Virus Corona di Ponorogo

Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Ponorogo Sering Kehabisan Stok Oksigen, Pasien Harus Cari RS Lain

Kebutuhan oksigen RSU Aisyiyah Ponorogo sebanyak 980 liter perhari. Kebutuhan oksigen RS rujukan meningkat seiring dengan meningkatnya pasien Covid-19

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti | Editor: Elma Gloria Stevani
TribunMadura.com/Sofyan Arif Candra
Kebutuhan oksigen di rumah sakit rujukan meningkat seiring naiknya angka penularan Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com Network, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Sejumlah rumas sakit rujukan Covid-19 di Ponorogo masih sering kali kehabisan stok oksigen.

Akibatnya rumah sakit rujukan harus menolak baik pasien Covid-19 maupun non Covid-19 yang membutuhkan perawatan menggunakan oksigen (O2).

Humas RSU Aisyiyah Ponorogo, Yudi Yuwono mengatakan rumah sakitnya pernah menutup UGD dan tidak menerima pasien covid atau pasien lain yang memerlukan pelayanan kebutuhan oksigen.

"Kecuali yang emergency. Misalnya orang hamil yang harus lahiran saat itu. Ya itu harus kita lakukan. Lainnya kita tunda sampe oksigen normal," kata Yudi, Selasa (13/7/202).

Saat menolak pasien yang membutuhkan perawatan dengan oksigen tersebut, ruang isolasi pasien Covid-19 juga sedang penuh.

"Mau tidak mau memang harus kita serahkan ke rumah sakit lain," lanjutnya.

Yudi menyebutkan, kebutuhan oksigen RSU Aisyiyah Ponorogo sebanyak 980 liter perhari.

"Rumah sakit rujukan ini sering kehabisan. Hampir setiap hari gantian ada (RS rujukan) yang menolak pasien," lanjutnya.

Menurut Yudi, kebutuhan oksigen RS rujukan memang meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah pasien Covid-19.

"Bed Occupancy Rate (BOR) kita juga selalu tinggi. Pasti 80-90 persen," jelasnya.

Simak artikel lain terkait Kabupaten Ponorogo, tabung oksigen, Covid-19 di Ponorogo

FOLLOW JUGA:

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved