Breaking News:

Berita Sampang

Polisi Periksa Pemilik Akun Facebook Terkait Dugaan Pelecehan Kiai di Sampang, Simak Keterangannya

Terbukti dua diantara 14 pemilik akun Facebook yang dilaporkan menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Satreskrim Polres Sampang.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/Hanggara Pratama
Mapolres Sampang, Jalan Jamaludin Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Polres Sampang terus melakukan penyelidikan atas laporan kasus dugaan pelecehan yang dilakukan oleh sejumlah akun Facebook (FB) terhadap KH. Syafiuddin Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Gersempal, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, Rabu (14/7/2021).

Terbukti dua diantara 14 pemilik akun Facebook yang dilaporkan menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Satreskrim Polres Sampang.

Kedua pemilik akun FB tersebut diantaranya Arul Arsana yang diketahui berasal dari Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang dan Zaini warga Kabupaten Pamekasan.

Kasatreskrim Polres Sampang, AKP Sudaryanto mengatakan, bahwa Arul Arsana dan Zaini memenuhi panggilan yang telah dilayangkan pada awal pekan ini dan statusnya masih sebagai saksi.

Sebab, tahap ini merupakan pemeriksaan sehingga ke duanya dicecer puluhan pertanyaan oleh tim penyidik.

"Ada 20 dan 19 pertanyaan, tentunya dilakukan untuk mengumpulkan data dan informasi terkait kasus ini," ujarnya.

Ia menambahkan, sesuai hasil pemeriksaan, keduanya mengaku tidak tergabung di dalam group yang terdapat postingan video KH. Syaifuddin. 

Bahkan mengaku tidak mengenal orang yang sudah mengunggah video berdurasi 1,20 detik yang berisi himbauan vaksinasi tersebut, yakni akun atas nama Wildan.

"Jadi ke duanya hanya berkomentar setelah pemilik akun Wildan memposting video KH. Syafiuddin," terangnya.

Sementara, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan lebih jauh, bahkan kembali memanggil pemilik akun FB lainnya.

"Nantinya pemeriksaan terhadap pemilik akun Wildan juga akan dilakukan," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved