Berita Ponorogo

Biaya Pemulasaraan Jenazah Pasien Covid Ditanggung Pemkab Ponorogo Meski Pasien Tak Meninggal di RS

Biaya pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 di Kabupaten Ponorogo bisa diklaim meski korban tak meninggal di rumah sakit.

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI
Pemakaman Jenazah Covid-19 di Ponorogo 

Laporan Wartawan Tribun Madura Network, Sofyan Arif Candra

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Pemkab Ponorogo menyiapkan payung hukum untuk meringankan biaya pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 di Kabupaten Ponorogo.

Selama ini, pasien yang biaya pemulasaraannya bisa diklaimkan adalah pasien Covid-19 yang meninggal dunia di rumah sakit.

Sedangkan pasien yang meninggal dunia di luar rumah sakit, biaya pemulasaraan jenazah harus ditanggung pihak keluarga.

"Hari ini (Peraturan Bupati) saya teken. Ada beberapa pasal saja yang butuh koreksi. Tapi hari ini tuntas," kata Bupati Ponorogo, Sugiri, Kamis (15/7/2021).

Sugiri menjelaskan, kebijakan tersebut diharapkan bisa mengurangi beban keluarga pasien Covid-19. Terutama untuk pasien yang menjalani isolasi mandiri di rumah ataupun menjalani di Puskemas lalu meninggal dunia.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Kota Batu Tembus Angka 2000, Masyarakat Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

"Selama ada keterangan pasien tersebut memang positif Covid-19 maka biaya pemakamannya ditanggung (pemerintah)," tambahnya.

Menurut Sugiri, Perbup ini merupakan kebutuhan yang mendesak mengingat saat ini ruang isolasi di rumah sakit sering penuh. Sehingga pasien Covid-19 yang tidak bergejala ringan dianjurkan untuk isolasi mandiri di rumah.

BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved