Berita Malang

Dijenguk Wali Kota hingga Kapolresta, Pasien Isoman di Kota Malang Dapat Bantuan Paket Sembako

Pasien Covid-19 di Kota Malang yang sedang menjalani isolasi mandiri mendapat bantuan paket sembako.

TRIBUNMADURA.COM/KUKUH KURNIAWAN
Forkopimda Kota Malang saat melakukan peninjauan kepada pasien Covid 19 yang sedang menjalani isolasi mandiri, Kamis (15/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Madura Network, Kukuh Kurniawan

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Wali Kota Malang, Sutiaji bersama Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto dan Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona melakukan peninjauan pada pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri, Kamis (15/7/2021).

Ada tiga lokasi titik peninjauan yang dilakukan, yaitu di RW 09 Perum BCT (Bukit Cemara Tidar), Jalan Gading Pesantren Gadingkasri, dan Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Malang.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan Wali Kota Malang, Kapolresta Malang Kota, dan Dandim 0833 Kota Malang memastikan kesehatan pasien isoman dan memberikan bantuan paket sembako.

Bantuan paket sembako yang diberikan kepada warga yang melaksanakan pasien isoman di antaranya, beras 10 kg, minyak goreng 5 liter, mie instan 5 bungkus, dan gula 5 kg.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, ketangguhan dari masing-masing kampung tangguh sudah luar biasa.

Baca juga: Satpol PP Surabaya Sosialisasi PPKM Darurat Lewat Cara Humanis, Bagi-Bagi Bantuan Sembako ke PKL

"Artinya, masyarakat sudah mulai tanggap terhadap penanganan Covid," kata dia kepada TribunJatim.com ( grup TribunMadura.com seusai melaksanakan peninjauan dan pemberian bantuan sembako bagi pasien isoman.

"Karang taruna di masing masing wilayah juga sudah pro aktif," ujarnya.

Ia menjelaskan, bila hal tersebut bisa timbul di masyarakat. Maka, dapat mempercepat penanggulangan pandemi Covid 19.

"Karena nilai gotong royongnya tinggi, dan itu yang diperlukan. Mereka juga sudah intens berkomunikasi dengan puskesmas setempat untuk pemantauannya, meski dilakukan secara virtual," jelasnya.

Sutiaji menerangkan, kampung atau RT/RW tangguh ini juga akan berpengaruh positif untuk program pemerintah yang menggelontorkan obat gratis untuk pasien isoman.

"Jadi, kami akan lebih mudah, karena langsung berkoordinasi dengan lurah setempat untuk pendistribusiannya. Begitu juga dengan percepatan vaksinasi, tetap menjadi perhatian kami," tutur dia.

"Salah satunya, menggandeng RT/RW untuk pendataan vaksinasi. Karena kami mengejar Herd Immunity, dan hal itu bisa kuat dengan vaksin," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved