Breaking News:

Berita Surabaya

Kasus ART Disiksa dan Dipaksa Makan Kotoran Kucing oleh Majikan, Tersangka Jalani Penahanan 20 Hari

Majikan yang menyuruh ART memakan kotoran kucing ditahan selama 20 hari setelah berkas kasusnya dilimpahkan ke Kejari Surabaya.

Penulis: Syamsul Arifin | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Intel Kejari Surabaya
Tersangka FF saat jalani pelimpahan Tahap II kasus penganiayaan ART secara daring di Kejari Surabaya. 

Laporan Wartawan Tribun Madura Network, Syamsul Arifin

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kasus penganiayaan yang dilakukan majikan berinisial FF terhadap ART, EAS, kini dalam tahap II di Kejari Surabaya.

Pelimpahan berkas dan tersangka kasus penganiayaan ART ini dilakukan secara daring.

Sebelumnya, FF ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan ART nya EAS dengan menyuruh korban memakan kotoran kucing.

Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Surabaya, Fariman Isandi Siregar mengatakan, tersangka akan menjalani penahanan selama 20 hari ke depan.

"Benar, kami menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti. Kini tersangka dititipkan penahanannya di Polrestabes Surabaya," kata Fariman, Kamis, (15/7/2021).

Baca juga: Terbakar Api Cemburu, Pria di Kediri Aniaya Mantan Istri di Depan Rumah, Begini Pengakuan Pelaku

Sementara itu, pengacara tersangka, Susilowati menyebutkan pihaknya berencana akan mengajukan penangguhan penanganan pada pekan depan.

"Pertimbangannya karena kliennya ini, secara medis sebelumnya ada pemeriksaan kejiwaan pada Januari kemarin. Ada gangguan kejiwaan depresi," terangnya.

Ditanya apakah ada perdamaian antara tersangka dan korban, ia mengaku masih kesulitan.

Ia menyebut, korban yang susah ditemui dan mengalami trauma berat.

"Kami sudah berusaha tapi kesulitan. Kami akan bersurat ke LPSK supaya bisa difasilitasi bantuan ke korban," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved