Breaking News:

Berita Malang

Toko Indomaret di Malang Dibobol Pencuri, Pelaku Diduga Masuk Lewat Plafon, Barang ini yang Diincar

Pencurian terjadi di Kota Malang yang menyasar toko Indomaret. Bagian plafon yang berada di dekat pintu masuk toko sudah berlubang cukup besar.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Kukuh Kurniawan
Toko retail modern Indomaret yang terletak di Jalan Mayjend Panjaitan No 129, RT 5, RW 4, Kel. Penanggungan, Kec. Klojen, Kota Malang yang dibobol maling 

Laporan Wartawan TribunMadura.com Network, Kukuh Kurniawan

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Kasus pencurian terjadi di Kota Malang yang menyasar toko Indomaret.

Kejadian itu tepatnya berada di Jalan Mayjend Panjaitan No 129, RT 5, RW 4, Kel. Penanggungan, Kec. Klojen, Kota Malang dibobol maling, Kamis (15/7/2021).

Saat TribunMadura.com network mendatangi lokasi kejadian, terlihat sudah ada anggota Inafis Polresta Malang Kota dan anggota Reskrim Polresta Malang Kota.

Di dalam toko tersebut, bagian plafon yang berada di dekat pintu masuk toko sudah berlubang cukup besar.

"Iya benar, ada kejadian pembobolan. Pelakunya masuk lewat plafon. Cuma saya tidak tahu, detail kejadiannya seperti apa. Lebih jelasnya, bisa ditanyakan langsung ke pihak manajemen," ujar salah seorang pegawai toko yang enggan disebutkan namanya tersebut.

Baca juga: Mulut dan Tangan Korban Dilakban saat Pencuri Beraksi Curi Motor Honda CBR dan Puluhan Pak Rokok

Diduga kuat, pelaku beraksi pada Kamis (15/7/2021) dinihari.

Di saat kondisi toko sudah tutup, dan wilayah sekitar sepi dan gelap.

Sementara itu, TribunMadura.com network langsung mengkonfirmasi kejadian tersebut kepada Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo.

"Iya memang ada. Namun untuk detailnya, saya belum dapat datanya secara lengkap," ungkap pria yang pernah menjabat sebagai Kanit III Subdit IV Ditreskrimsus Polda Jatim tersebut.

Tinton menambahkan, pelaku mencuri beberapa rokok yang ada di etalase bagian kasir.

"Untuk kerugiannya, hanya cuma rokok. Namun untuk berapa jumlah yang diambil, saya belum tahu. Karena datanya masih belum lengkap," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved