Breaking News:

Berita Sidoarjo

DPRD Sidoarjo Usulkan agar Mobil Operasional Desa Dimanfaatkan Sementara untuk Ambulans, Alasannya?

Meski sudah banyak Ambulans dari berbagai instansi, masih kerap ada warga yang kesulitan mencari Ambulans beberapa waktu belakangan ini.

Penulis: M Taufik | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/BOBBY KOLOWAY
Ilustrasi mobil ambulans - Ambulans yang disediakan untuk layanan Surabaya Memanggil, Senin (12/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com Network, M Taufik

TRIBUNMADURA.COM, SIDOARJO – Untuk memenuhi kebutuhan ambulans di desa-desa dalam penanganan cepat terhadap pasien Covid-19 yang perlu dirujuk ke rumah sakit, Fraksi PDIP DPRD Sidoarjo mengusulkan agar mobil operasional desa dimanfaatkan sementara untuk ambulans.

Tujuannya, supaya di semua desa punya fasilitas ambulans yang memadai agar cepat memberikan pelayanan ketika ada warga yang butuh penanganan cepat untuk dibawa ke rumah sakit.

“Belakangan ini kondisinya sudah terbilang genting. Jadi pemerintah juga harus bekerja maksimal, berinovasi untuk memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat. Termasuk kebutuhan ambulans,” kata Suyarno, Ketua Fraksi PDIP Sidoarjo, Jumat (16/7/2021).

Seiring terus meningkatnya jumlah warga yang terpapar Covid-19, ambulans menjadi salah satu kebutuhan urgen dalam penanganannya.

Baca juga: Geger Peti Jenazah Pasien Covid-19 Keluar dari ambulanss saat Dibawa ke TPU, Jadi Tontonan Warga

Meski sudah banyak ambulans dari berbagai instansi, masih kerap ada warga yang kesulitan mencari ambulans beberapa waktu belakangan ini.

“Jika mobil operasional desa bisa dijadikan ambulans untuk sementara waktu, kami rasa itu cukup membantu. Setidaknya, di semua desa sudah ada ambulans tambahan,” lanjut politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo tersebut.

Menurut dia, seharusnya Sidoarjo bisa berkaca pada Surabaya yang sudah memanfaatkan mobil dinas menjadi ambulans.

Sehingga penanganan terhadap pasien yang butuh rujukan ke rumah sakit dan sebagainya bisa lebih cepat.

Selain itu, pihaknya juga menyarankan agar Pemkab Sidoarjo mulai mempertimbangkan pembangunan rumah sakit darurat untuk menangani pasien Covid-19 yang terus meningkat jumlahnya.

Karena beberapa waktu belakangan, banyak pasien yang kesulitan mendapat rumah sakit karena 19 rumah sakit rujukan Covid-19 di Sidoarjo penuh.

“Jangan sampai banyak warga yang meninggal karena tidak mendapat tempat penanganan di rumah sakit, baru membuat rumah sakit lapangan. Sekarang sudah sangat dibutuhkan,” imbuhnya.

Terkait anggaran, disebutnya bahwa APBD Sidoarjo sangat mampu untuk mewujudkan itu.

Bahkan, Pemerintah pun bisa menggunakan anggaran di desa agar desa juga bisa membantu mengoptimalkan penanganan pandemi ini.

“Tentang kebutuhan SDM, pemkab harusnya juga bisa merekrut relawan untuk program kemanusiaan ini,” pungkasnya.(ufi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved