Breaking News:

Virus Corona di Sampang

Kesadaran Masyarakat Kabupaten Sampang Madura akan Vaksinasi Covid-19 Dinilai Paling Rendah se-Jatim

Tingkat kesadaran masyarakat Kabupaten Sampang, Madura akan vaksinasi Covid-19 paling rendah se-Jawa Timur. Ini alasannya!

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Elma Gloria Stevani
TribunMadura.com/Hanggara Pratama
Suasana saat press release Covid-19 di Ruang Aula Kantor Pemkab Sampang, Jalan Jamaluddin, Kabupaten Sampang, Madura, Jumat (16/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG – Tren vaksinasi Covid-19 di Indonesia sekarang ini masih dianggap sebuah kewajiban.

Padahal, pemberian vaksinasi Covid-19 atau tindakan pencegahan terhadap virus corona harus menjadi hak masyarakat untuk mendapatkannya.

Tantangan yang dihadapi dalam membangun kesadaran dalam melakukan vaksinasi, salah satunya adalah masih minimnya edukasi serta kesadaran masyarakat terhadap pentingnya langkah pencegahan penyakit, termasuk Covid-19.

Tantangan pencegahan penyakit melalui vaksinasi Covid-19 juga terpengaruh dari luar.

Salah satunya, isu yang berkembang oleh golongan vaccine hesitancy yang mana sebagian di antaranya mengotakkan diri sebagai golongan anti-vaksin.

Seperti di Kabupaten Sampang, Madura.

Tingkat kesadaran masyarakat Kabupaten Sampang, Madura akan vaksinasi Covid-19 paling rendah se-Jawa Timur.

Mayoritas masyarakat Kabupaten Sampang ternyata tak peduli akan vaksinasi Covid-19.

Padahal langkah tersebut merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah terjangkit virus yang mengancam keselamatan nyawa manusia tersebut.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sampang, Yuliadi Setiawan saat jumpa press di Ruang Aula Kantor Pemkab Sampang, jika sesuai data di Provinsi Jawa Timur (Jatim), angka warga menggunakan vaksin di Kota Bahari paling rendah dibandingkan dengan daerah lainnya se Jatim, Jumat (16/7/2021).
Maka dari itu pihaknya akan terus memaksimalkan program vaksinasi terhadap sejumlah sasaran berbagai sektor, yakni para Aparatur Sipil Negara (ASN), Aparatur Desa, Organisasi, hingga ke Komunitas yang ada di Sampang.
“Secara teori medis, menjalankan vaksinasi dapat meningkatkan daya tahan tubuh untuk terhindar dari Covid-19, maka bila semua masyarakat menerapkannya sekaligus dengan disiplin menjalankan Prokes, pandemi di Kabupaten Sampang ini tidak akan lama,” ujarnya.
Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) Sampang, Agus Mulyadi menyampaikan, daerah penggunaan vaksinasi Covid-19 yang paling tinggi se-Jatim yakni Surabaya.
Sedangkan, urutan terendah diduduki Kabupaten Sampang, hanya sekitar 51.000 orang sudah divaksin.
Penyebab, minimnya masyarakat dalam menjalankan vaksinasi merupakan tingkat kesadaran yang kurang, berbeda dengan kota lainnya, di mana mereka mencari vaksin itu sendiri.
“Di beberapa tempat vaksin itu dicari oleh sasaran, tapi di Kabupaten Sampang kita (Satgas Covid-19) yang mencari sasaran, bahkan sampai malam kira-kira jam 21.00-22.00 WIB, petugas dari Kodim dan Polres yang mengerahkan agar sasaran ke lokasi fasilitas vaksin,” ungkapnya. 
Ia menambahkan, seharusnya sesuai targert dalam sehari harus ada 7.145 orang menjalankan vaksinasi Covid-19, sedangkan untuk di Kabupaten Sampang hanya ada 400 sampai 1.000 orang menjalankan vaksinasi di setiap harinya.
“Jadi kalau kita sesuaikan dengan jumlah kecamatan untuk mencapai jumlah 7ribu orang, masing-masing kecamatan harus ada sekitar 500 orang menjalankan vaksinasi Covid-19,” ucapnya.
Mengetahui hal itu, pihaknya berharap akan kesadaran masyarakat untuk berbondong-bondong menjalankan vaksinasi yang sudah disipakan pemerintah, tepatnya di Puskesmas setempat dan di gerai vaksinasi yang disediakan Satgas Covid-19 secara gratis.
Sebab, dari kasus yang ada angka kematian sejak dua bulkan terakhir Juni dan Juli, hampir menginjak 50 orang dan 85 persennya meninggal karena tidak menjalankan vaksinasi Covid-19.
“Kalau kita survey, warga yang sudah menjalankan vaksin itu lebih aman, dan lebih tidak parah bila terjangkit Covid-19,” pungkasnya.
Simak artikel lain terkait Kabupaten Sampang, Madura, Vaksinasi Covid-19

FOLLOW JUGA:

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved