Breaking News:

Berita Kediri

Sopir Truk Ditemukan Tewas di Dalam Kendaraannya, Tubuhnya Sempat Bergetar, Ini Pernyataan Polisi

Moch Usman (52) meninggal dunia secara mendadak tak lama setelah tertidur di truknya.

Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/Farid Mukarrom
Sopir truk tewas di dalam kendaraannya di depan gudang pupuk Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Senin (19/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Madura Network, Farid Mukarrom 

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Seorang pria ditemukan meninggal dunia di depan gudang pupuk Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Senin (19/7/2021).

Kematian korban bernama Moch Usman (52) yang mendadak itu menghebohkan warga setempat.

Kapolsek Gurahm AKP Purnomo mengatakan, dari hasil pemeriksaan tim Identifikasi Polres dan Puskesmas setempat, tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas luka akibat penganiayaan pada korban.

"Dari hasil pemeriksaan di tubuh korban tidak ada unsur atau tanda-tanda bekas yang mengarah ke penganiayaan," ucap AKP Purnomo.

AKP Purnomo menjelaskan, awal mula penemuan mayat itu saat seorang saksi bernama Kasimu (54) warga Mojoroto mengetahui korban tidur bersandar di ruang kemudi truk.

Baca juga: Leher dan Dadanya Menghitam, Pria ini Ditemukan Tewas Tak Lama setelah Tiba di Ladang Kangkung

Korban tidur dengan posisi kakinya disandarkan di atas kemudi. Tidak lama kemudian truk tersebut bergetar.

"Saat kaki korban bergetar, saksi langsung mendatangi korban untuk dibangunkan," imbuhnya.

Kemudian saksi berusaha bangunkan korban namun tidak kunjung bangun.

Kemudian saksi memberitahu anak korban tidak lama kemudian korban diturunkan dari truk dan ditidurkan di kursi panjang dari bambu depan gudang pupuk.

"Saat pihak keluarga korban mendatangkan petugas kesehatan korban diketahui sudah meninggal dunia," ungkap AKP Purnoma.

Sementara itu, dari hasil keterangan pihak keluarga, korban mempunyai riwayat sakit diabet dan darah tinggi.

"Sebelumnya hari Jumat korban sudah dalam keadaan sakit panas dingin dan diperiksakan ke Bidan Desa setempat tinggal korban," jelasnya.

Atas kejadian tersebut, keluarga korban menerima musibah dengan ikhlas dan membuat surat pernyataan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved