Breaking News:

Berita Pamekasan

Cegah Covid-19, 20 Narapidana Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Jalani Program Asimilasi Rumah

Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Madura mengeluarkan 20 narapidana atau warga binaan pemasyarakatan (WBP).

TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
20 WBP saat diberikan pengarahan oleh Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Madura, Rabu (21/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Madura mengeluarkan 20 narapidana atau warga binaan pemasyarakatan (WBP).

20 WBP yang dikeluarkan ini meliputi Doni Pradana bin Syukron Dio Raharjo dkk.

Tak hanya itu, juga ada 1 narapidana atas nama Nofrizal Afandy dihadapkan ke Kejaksaan Negeri Pamekasan karena telah memenuhi persyaratan untuk menjalani program asimilasi rumah dan memenuhi persyaratan pembebasan bersyarat, pada momentum Idul Adha tahun ini.

Plh. Kepala Seksi Bimbingan Narapidana Anak Didik Lapas Narkotika Pamekasan, Andris Sugiarto menjelaskan, dasar hukum dari pengeluaran 20 narapidana ini yakni Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 24 Tahun 2021 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 32 Tahun 2020 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Asimilasi, pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas dan cuti bersyarat bagi narapidana dan anak didik. 

Terutama dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 di Lapas/Rutan.

“Hari Senin kemarin jelang Idul Adha tahun ini, kami mengeluarkan 20 narapidana untuk menjalani program asimilasi rumah dan 1 orang narapidana kami hadapkan ke Kejaksaan Negeri Pamekasan untuk menjalani program pembebasan bersyarat yang akan dilakukan setelah pelaksanaan Salat Idul Adha,” kata Andris Sugiarto kepada TribunMadura.com, Rabu (21/7/2021).

Menurut Andris, sebelum pengeluaran narapidana yang menjalani program asimilasi rumah ini dilakukan, juga telah dilakukan pemberian pengarahan melalui daring oleh masing-masing Bapas kepada para narapidana

Bahkan pada para keluarga penjamin para narapidana yang akan menjalani program asimilasi di rumah jelang Idul Adha tersebut.

Sementara itu, Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Sohibur Rachman mengatakan, asimilasi rumah ini merupakan bentuk menjalani pidana di rumah. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved