Breaking News:

Berita Sumenep

Kerajinan Genting dari Tanah di Sumenep, Industri Warisan dari Leluhur yang Familiar asal Mandala

Desa Mandala, Andulang dan Gapura Timur dikenal sebagai wilayah dengan pengrajin genting dari tanah liat di Kabupaten Sumenep.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Syamsuni, pengrajin genting dari tanah liat asal Sumenep, Madura, Rabu (21/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Sedikitnya ada tiga desa di Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, yakni Desa Mandala, Andulang dan Gapura Timur, yang menjadi pengrajin genting dari tanah liat yang familiar.

Namun, hingga saat ini, yang masih bertahan pengrajin genting dari tanah liat ini ada di Desa Mandala, Kecamatan Gapura.

Seorang pengrajin genting bernama Syamsuni mengaku, telah menekuni pembuatan genting sejak puluhan tahun.

Bahkan, pria kelahiran 1962 ini bercerita, perkerjaan pengrajin genting dari tanah liat ini merupakan warisan dari pendahulunya.

"Jadi ini ada sejak era penjajahan belanda dan saya hanya meneruskan saja sampai saat ini," tutur Syamsuni pada TribunMadura.com, Rabu (21/7/2021).

Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER HARI INI 120 Bidan Positif Covid-19 hingga Sanksi Tipiring Warga Sampang

Untuk saat ini katanya, peminat pengrajin genting dari bahan tanah liat ini sudah mulai berkurang dengan alasan banyak yang berangkat ke Jakarta.

"Mungkin di Jakarta karena sangat menjanjikan dari pada pengrajin genting warisan leluhur disini," katanya.

Ditanya apakah terdampak ditengah masa pandemi Covid-19 ini dalam pemesanan, pihanya mengaku tidak mengurangi pesanan genting khususnya di Daerah Kabupaten Sumenep.

Syamsuni menceritakan secara singkat dalam proses produksi genting yang berasal dari tanah liat di sawah yang diolah kemudian menjadi bahan genting.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved