Breaking News:

Berita Sumenep

Kerajinan Genting dari Tanah di Sumenep, Industri Warisan dari Leluhur yang Familiar asal Mandala

Desa Mandala, Andulang dan Gapura Timur dikenal sebagai wilayah dengan pengrajin genting dari tanah liat di Kabupaten Sumenep.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Syamsuni, pengrajin genting dari tanah liat asal Sumenep, Madura, Rabu (21/7/2021). 

Proses pembuatannya tidak mudah, tetapi melalui berapa tahapan.

"Ngambil tanah disawah, kemudian diolah baru masuk pada proses pembuatan genting. Kalau tempo dulu masih mengunakan secara manual tetapi hari ini mengunakan alat bantuan pemerintah," katanya.

Setelah berbentuk genting katanya, kemudian proses dijemur dibawah trik mata hari dan terakhir dilakukan pembakaran.

Ditanya soal omset, Syamsuni mengatakan harga satu biji genting itu seharga Rp 1000 rupiah.

"Jadi biasa sekali produksi 6000 setiap kali pembakaran," ujarnya.

Ia menambahkan setiap bulan biasa mendapatkan hasil dari kerja keras sebesar Rp 9 juta.

"Iya kalau bersihkan tersisah 7 Juta, itu dipotong uang makan, alat pembakar sisa kelapa (seppet) dan lain," tuturnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved