Breaking News:

Virus Corona di Trenggalek

Angka Kematian Harian dalam Kasus Covid-19 di Kabupaten Trenggalek Tembus 19 Orang, Ini Penyebabnya

Angka kematian harian dalam kasus Covid-19 menyentuh 19 orang. Pasien yang datang ke fasilitas kesehatan dalam kondisi berat dan kritis jadi sebab.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Elma Gloria Stevani
laman corona.trenggalekkab.go.id
Update terkini Covid-19 Kabupaten Trenggalek Rabu 21 Juni 2021. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com Network, Aflahul Abidin

TRIBUNMADURA.COM, TRENGGALEK – Kabupaten Trenggalek mencatatkan kasus kematian pasien Covid-19 tertinggi.

Berdasarkan data yang diunggah Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Trenggalek pada 21 Juli 2021, angka kematian harian menyentuh 19 pasien.

Jumlah itu, menurut data Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek, adalah yang tertinggi selama pandemi.

Dengan tambahan 19 pasien, jumlah akumulasi warga Trenggalek yang meninggal akibat virus corona sebanyak 578 orang. Jika dipersentase, jumlah itu setara sekitar 10 persen dari total kasus Covid-19.

Sementara jumlah kasus aktif sebanyak 533 orang (sekitar 10 persen), dan pasien sembuh 4.339 orang (sekitar 80 persen).

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek Saeroni mengatakan, angka kematian rata-rata harian yang masih tinggi merupakan salah satu penyebab Trenggalek masuk ke zona merah penularan Covid-19.

Selain juga karena angka penambahan kasus Covid-19 yang juga masih tergolong tinggi.

Menurut Saeroni, tingginya angka kematian salah satunya disebabkan oleh banyaknya pasien yang datang ke fasilitas kesehatan dalam kondisi berat dan kritis.

“Kondisi parah semisal sudah lemas, sesak nafas, demam. Jadi saturasi oksigennya di bawah 90 persen,” kata Saeroni.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved