Breaking News:

Berita Trenggalek

Pasien Isoman di Trenggalek Dapat Paket Obat, Bantuan Didistribusikan Bersama Bantuan Sosial Beras

Pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di Kabupaten Trenggalek akan mendapat bantuan obat.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/AFLAHUL ABIDIN
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat menunjukkan paket obat-obatan yang bakal disalurkan pasien isoman di Kabupaten Trenggalek. 

TRIBUNMADURA.COM, TRENGGALEK - Pemkab Trenggalek mulai mendistribusikan obat untuk pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di Kabupaten Trenggalek.

Ada tiga jenis obat yang didistribusikan untuk pasien isoman, yakni obat untuk pasien tanpa gejala, pasien dengan gejala ringan, dan pasien dengan gejala sedang hingga berat.

Bantuan obat itu akan didistribusikan dengan bantuan sosial berupa beras ke warga Kabupaten Trenggalek yang menjalani isolasi mandiri.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menjelaskan, obat didistribusikan ke warga dalam bentuk paket.

Ia mengatakan, setiap mereka yang menjalani isolasi mandiri akan diberi satu kotak paket obat.

Baca juga: Mudah dan Praktis, Pasien Isoman Bisa Manfaatkan Layanan Konsultasi dengan Dokter secara Gratis

Dalam satu paket itu, terdapat beberapa macam obat yang jenisnya akan disesuaikan dengan kondisi mereka.

“Paket bantuan beras dan obat-obatan dibagikan oleh tiga pilar, baik dari pemkab, TNI, dan kepolisian,” kata pria yang akrab disapa Mas Ipin itu.

Ia menjelaskan, tiga pilar juga telah menyiapkan bantuan sosial berupa beras yang dibagikan secara luar berdasarkan data yang dimiliki oleh dinas sosial setempat.

“Dari dinas sosial, ada bantuan sebanyak 3.000 paket sembako, kemudian dari TNI ada 44 ton beras, dan dari polres ada 50 ton beras,” ujar Mas Ipin.

Pendistribusian bantuan beras bukan hanya untuk para pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri. Tapi juga masyarakat luas yang selama ini terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Jadi sasarannya adalah mereka yang terdampak, dan di luar penerima bantuan sosial tunai, PKH, maupun BPNT. Bantuan ini difokuskan dan didahulukan untuk mereka,” ungkap Mas Ipin.

Ia mengatakan, pemerintah pusat telah mewanti-wanti pemerintah di tingkat bawah agar penyaluran bantuan tidak timpang tindih.

“Kemarin diawali rapat bersama dengan Pak Presiden dan Pak Menko secara virtual, kemudian dengan ibu Gubernur. Salah satu yang diputuskan dalam rapat itu adalah pemberian paket bantuan dan obat ini,” sambung dia.

Komandan Kodim 0806 Trenggalek Letkol Arh Uun Samson Sugiharto mengatakan, prajuritnya siap untuk mendistribusikan bantuan, baik beras maupun obat-obatan ke warga yang menjalani isolasi mandiri dan kurang mampu.

“Kami tiga pilar saling bersinergi untuk mengawal bantuan agar bisa tepat sasaran. Karena arahan dari pemerintah pusat, distribusi harus sampai ke yang bersangkutan,” tutur Uun. (fla)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved