Breaking News:

Berita Pamekasan

25 Persen Kucuran DBHCHT akan Dipakai Pamekasan untuk Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal

Dana DBHCHT yang diterima Pemkab Pamekasan sebanyak itu akan digunakan untuk 3 sasaran. Kesejahteraan masyarakat, kesehatan, dan penegakan hukum

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Madura, Zainul Arifin. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Kabupaten Pamekasan, Madura mendapat kucuran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2021 sebesar Rp 64,5 miliar rupiah.

Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Madura, Zainul Arifin menjelaskan, dana DBHCHT yang diterima Pemkab Pamekasan sebanyak itu akan digunakan untuk 3 sasaran.

Yaitu, bidang kesejahteraan masyarakat, bidang kesehatan, dan bidang penegakan hukum.

Kata dia, Bea Cukai Madura bersama Pemkab Pamekasan akan melakukan upaya optimalisasi bidang penegakan hukum yang meliputi pembinaan melalui pembentukan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) dan sosialisasi ketentuan cukai. 

"Kami juga akan berkolaborasi melakukan pemberantasan barang kena cukai ilegal dengan alokasi sebesar 25% dari DBHCHT," kata Zainul Arifin kepada TribunMadura.com, Sabtu (24/7/2021).

Menurut Zainul, selain memiliki efek negatif, merokok juga ada sisi manfaatnya yaitu ikut membantu penerimaan negara yang nantinya juga akan Kembali ke daerah untuk pembangunan melalui DBHCHT.

Pihaknya berharap, informasi mengenai cukai dan DBHCHT ini dapat tersebar secara luas.

Sehingga bisa menambah wawasan dan pemahaman masyarakat Madura, khususnya Pamekasan serta dapat menekan angka peredaran rokok ilegal.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved