Breaking News:

Virus Corona di Pamekasan

Dipercaya Ampuh Cegah Penularan Covid-19, Warga Pamekasan Ramai-ramai Beli Jamu Herbal di Toko Nur

Toko Nur di Jalan Kabupaten, Pamekasan sering dibanjiri pembeli karena ramuan jamunya mantap dan juga memiliki khasiat manjur bagi tubuh.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Elma Gloria Stevani
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Suasana ramainya pembeli jamu herbal di Toko Nur, Jalan Kabupaten, Kabupaten Pamekasan, Madura, Sabtu (24/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Akhir-akhir ini, masyarakat Kabupaten Pamekasan, Madura mulai banyak mengkonsumi jamu dan obat-obatan herbal agar terhindar dari penularan Covid-19.

Toko jamu dan obat-obatan yang sering diburu oleh pembeli di Pamekasan yaitu Toko Nur, yang berlokasi di Jalan Kabupaten.

Toko jamu yang berdiri sejak tahun 1900 ini menjual berbagai jenis jamu dan obat-obatan herbal.

Tak heran, jika toko yang berdiri di belokan perempatan lampu merah Jalan Kabupaten ini sering dibanjiri pembeli.

Sebab, ramuan jamunya yang mantap dan juga memiliki khasiat manjur bagi tubuh.

Pemilik Toko Jamu Nur, Arif Rahman menjelaskan, jamu tradisional yang sering dibeli masyarakat Pamekasan sejak pandemi Covid-19 ini mewabah di antaranya, jamu salekarang (sekalor), jamu makjun, jamu bangkes, prebiotik G8 & G14, Qustul Hindi dan Habbatussauda.

Kata dia, jamu herbal ini banyak dibeli masyarakat karena memiliki khasiat dapat meningkatkan stamina dan membuka syaraf serta melancarkan peredaran darah.

"Selain itu herbal yang kami jual itu banyak yang disarankan sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW, yaitu habbatussauda, kapulaga, safron dan jamu herbal lainnya," kata Arif Rahman kepada TribunMadura.com, Sabtu (24/7/2021).

Menurut Pria yang akrab disapa Mas Arif ini, selama pandemi Covid-19 mewabah di Pamekasan, penjualan jamu herbal di tokonya mengalami kenaikan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved