Wabah Virus Corona

Hati-Hati! Inilah Urutan Gejala Covid-19 Menurut Studi, dari Demam, Batuk, Nyeri Otot hingga Diare

Ketahui urutan gejala Covid-19 dan langkah apa yang harus diambil untuk merawat pasien agar tidak semakin memburuk.

Justin Paget via Nova Grid
Ilustrasi - Covid-19 memiliki gejala yang disebabkan sindrom pernapasan akut parah SARS-CoV-2 yaitu demam, batuk, dan kesulitan bernapas 

Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM - Biasanya Covid-19 memiliki gejala yang disebabkan sindrom pernapasan akut parah SARS-CoV-2 yaitu demam, batuk, dan kesulitan bernapas.

Namun akhir-akhir ini, gejala yang dikonfirmasi pun bertambah  Diantaranya bisa sakit kepala, nyeri tubuh, mual, diare, serta hilangnya bau dan rasa.

Baru-baru ini, beberapa ilmuwan mengungkap urutan gejala virus corona yang paling sering dialami.

Profesor kedokteran USC, Jurusan Teknik Biomedis, dari Teknik Kedirgantaraan dan Mesin, Peter Kuhn, menjelaskan, dengan mengetahui urutan gejala Covid-19, dokter dapat menentukan langkah apa yang harus diambil untuk merawat pasien agar tidak semakin memburuk, seperti yang dilansir dari News Medical.

"Urutan ini sangat penting untuk diketahui ketika kita memiliki siklus penyakit yang tumpang tindih seperti flu yang juga gejala Covid-19," ujar Kuhn.

Selain itu juga dapat mengidentifikasi pasien lebih awal serta dapat mengurangi waktu rawat inap.

Dengan menggunakan Markov Process para peneliti menyusun ke rangkaian yang berurutan sebagian berdasarkan pengamatan klinis kasus Covid-19 untuk memastikan urutan gejala yang paling mungkin terjadi pada pasien.

Tim membandingkan perkembangan gejala Covid-19 dengan penyakit pernapasan lainnya, termasuk sindrom pernapasan akut (SARS), sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS), dan influenza.

Mereka mengamati apakah penyakit memiliki perwujudan yang berbeda. Model studi memproyeksikan influenza dimulai dengan batuk.

Sementara itu Covid-19, dimulai dengan demam. Covid-19 berbeda dari SARS dan MERS dalam urutan gejala gastrointestinal.

Demam dan batuk sering dihubungkan dengan banyak penyakit pernapasan, termasuk MERS dan SARS, namun waktu dan gejala di saluran gastrointestinal atas dan bawah berbeda dari Covid-19.

Misalnya pada Covid-19, saluran pencernaan bagian atas terpengaruh sebelum bagian bawah. Ini merupakan kebalikan dari SARS dan MERS.

Temuan tersebut juga menyoroti pentingnya pemeriksaan suhu tubuh pada setiap aktivitas ataupun jika akan masuk ke suatu tempat.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved