Breaking News:

Berita Sumenep

Puluhan Pondok Pesantren di Sumenep Ternyata Tak Kantongi Izin Operasional, Berimbas pada Santri

Puluhan pondok pesantren di Kabupaten Sumenep Madura ternyata tak berizin. Ini imbasnya.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA/SANY EKA PUTRI
Aktivitas santri di Pondok Pesantren 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Puluhan pondok pesantren di Kabupaten Sumenep ternyata belum mengantongi Surat Izin Operasional.

Data yang tercatat di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep mengungkap, ada 39 pondok pesantren yang belum mengantongi surat izin

Plt Kasi Pondok Pesantren (Pontren) Kantor Kemenag Sumenep, Muh Rifai Hasyim menyebutkan, pondok pesantren yang terdata mencapai sebanyak 411 lembaga.

"Yang memiliki izin operasional sebanyak 372 lembaga, dan sisanya 39 lembaga tidak mengantongi izin," katanya, Senin (26/7/2021).

Baca juga: Mau ke Pondok Pesantren di Pamekasan, Pikap Angkut 17 Orang Terguling dan Tabrak Musala: 13 Terluka

Izin operasional memiliki tujuan dan fungsi untuk memudahkan proses pemantauan serta keberadaan bagi ponpes secara nasional.

Sedangkan ponpes yang telah terdaftar melalui EMIS dapat mengusulkan bantuan kepada pemerintah pusat berupa dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan jenis bantuan lainya.

"Imbasnya jika tidak memiliki izin jelas tidak dapat bantuan dan tidak boleh melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) seperti biasanya," katanya.

Bagi pesantren yang belum mengurus surat izin, pihaknya mengimbau segera mengurus administrasi secara lengkap ke Kantor Kemenag.

"Kalau sudah terdaftar, maka secara administratif lebih kuat peranannya di masyarakat," terangnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved