Breaking News:

Berita Pamekasan

Warga Pamekasan Beli HP di Luar Negeri? Begini Cara Daftar IMEI Ponsel Agar Jaringannya Tak Diblokir

Masyarakat Madura yang membeli Hp dan membawa Hp dari luar negeri ke kampung halamannya harus memastikan ponsel IMEI-nya terdaftar.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Elma Gloria Stevani
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Pemeriksa Bea Cukai Ahli Pertama Bea Cukai Madura, Tesar Pratama. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Sebagian masyarakat Kabupaten Pamekasan, Madura masih belum mengetahui cara melakukan 'Registrasi IMEI' handphone (Hp) yang dibawa dari luar negeri.

Akibatnya, sebagian Hp warga Pamekasan yang membeli di negara rantau tidak bisa dipakai akibat jaringannya terblokir.

Tak usah khawatir, Pemeriksa Bea Cukai Ahli Pertama Bea Cukai Madura, Tesar Pratama memberikan penjelasan tentang tata cara melakukan 'Registrasi IMEI' khusus Hp luar negeri milik warga Pamekasan yang jaringannya terblokir.

Tesar menjelaskan, masyarakat Pulau Madura, khususnya Pamekasan banyak yang bekerja di luar negeri.

Tidak sedikit dari masyarakat Madura yang bekerja di luar negeri ini membawa pulang Hp ke kampung halamannya.

Namun saat tiba di Indonesia atau di Madura, sebagian dari masyarakat perantau ini lupa untuk mendaftarkan IMEI Hp yang mereka bawa pulang.

Sehingga secara otomatis, jaringannya terblokir dan Hp tidak bisa dipakai untuk keperluan telepon maupun SMS.

"Registrasi IMEI ini pada dasarnya adalah pemenuhan ketentuan impor atas barang atau ponsel yang berasal dari luar negeri dan masih terutang bea masuk. Hal ini merupakan salah satu upaya pemerintah melindungi industri dalam negeri," kata Tesar kepada TribunMadura.com, Senin (16/7/2021).

Sebelumnya, mulai 15 September 2020 lalu, Pemerintah memberlakukan pemblokiran ponsel Black Market (BM) melalui regulasi dan identifikasi nomor IMEI

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved