Breaking News:

Berita Tuban

Temuan Mensos, Polisi Panggil Kadinsos Tuban & Semua yang Terkait Dugaan Pelanggaran Penyaluran BPNT

Kepolisian Polres Tuban bakal menindaklanjuti temuan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, terkait penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT).

TribunMadura.com/Mohammad Sudarsono
Menteri Sosial, Tri Rismaharini marah saat mengecek penerima bantuan pangan non tunai (BPNT) sembako di Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan Tuban, Sabtu (24/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com Network, Mohammad Sudarsono

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Kepolisian Polres Tuban bakal menindaklanjuti temuan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, terkait penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT).

Saat mendatangi keluarga penerima manfaat (KPM) Kastini (57), di Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan Tuban, Sabtu (24/7/2021), Risma menemukan kejanggalan hingga membuatnya marah besar.

Bantuan yang seharusnya disalurkan tiga bulan sekaligus, Juli-September, namun hanya dicairkan dua bulan Juli-Agustus. Sedangkan September belum dicairkan.

Per bulan KPM mendapat bantuan Rp 200 ribu yang ditransfer melalui kartu keluarga sejahtera (KKS), kemudian diwujudkan dalam bentuk sembako.

"Masih proses penyelidikan terkait temuan penyaluran BPNT oleh Menteri Sosial, Bu Risma," kata Kapolres Tuban, AKBP Darman dikonfirmasi, Selasa (27/6/2021).

Kapolres menjelaskan, tim Satreskrim sudah turun ke lapangan untuk mengidentifikasi atau melidik temuan dari Menteri Sosial.

Jajarannya sudah mendatangi KPM, untuk menanyakan lebih detail mengenai bantuan sosial BPNT tersebut.

Bahkan, perwira menengah itu juga bakal memanggil semua pihak yang terlibat dalam proses penyaluran bantuan Kemensos, termasuk Kepala Dinas terkait.

"Semua yang terlibat dalam proses penyaluran BPNT akan kita panggil, Kadinsos juga," pungkasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved