Breaking News:

Berita Pamekasan

Heboh Polemik Ibu Hamil Hendak Melahirkan di Pamekasan Ditolak Rumah Sakit, Ini Klarifikasi Dinkes

Ibu hamil yang hendak melahirkan serta bayi kandungannya tidak tertolong usai pontang-panting mencari rumah sakit di Pamekasan. Ini klarifikasi Dinkes

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Elma Gloria Stevani
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Suasana Kantor IBI Pamekasan, Madura. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Akhir-akhir ini di Kabupaten Pamekasan, Madura merebak polemik perihal sejumlah rumah sakit menolak ibu hamil yang hendak bersalin (melahirkan), terutama ibu hamil dalam keadaan positif Covid-19.

Merebaknya isu ini, Dinkes Pamekasan memberikan klarifikasi.

Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, dr. Nanang Suyanto menjelaskan, merebaknya polemik ibu hamil yang ditolak saat hendak bersalin di rumah sakit Pamekasan ini akibat penuhnya rumah sakit yang merawat pasien, terutama pasien Covid-19.

Kata dia, narasi ibu hamil ditolak bersalin di rumah sakit Pamekasan ini kurang tepat.

Sebab, fakta yang terjadi sebenarnya bukan ditolak, melainkan tidak dilayani karena keadaan rumah sakit yang penuh dengan pasien.

"Itu bukan ditolak, karena memang rumah sakit saat ini tempatnya penuh jadi tidak bisa dipaksakan," kata dr. Nanang Suyanto saat dikonfrimasi TribunMadura.com, Rabu (28/7/2021).

Menurut Dokter yang akrab disapa Nanang ini, kondisi sejumlah rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Pamekasan saat ini sudah penuh.

Bila dipaksakan dilayani, pihak rumah sakit juga kebingungan akan ditaruk dimana ibu hamil yang hendak bersalin tersebut.

Sehingga secara otomatis tidak bisa diberikan pelayanan karena kondisi kasur (bed) pasien yang sudah penuh.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved