Berita Sampang

Warga Pamekasan Berstatus DPO, Diburu Polisi setelah Terlibat Komplotan Maling Ban Mobil di Sampang

Warga Pamekasan berstatus DPO. Terlibat kasus pencurian ban mobil bekas di gudang tambak udang di Sampang.

Freepik
Ilustrasi - Warga Pamekasan berstatus DPO, terlibat kasus pencurian ban mobil bekas 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Polres Sampang terus melakukan pengejaran terhadap satu tersangka yang berstatus Daftar Pencarian Orang ( DPO) kasus pencurian ban mobil bekas di gudang tambak udang di Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura.

Polres Sampang sebelumnya telah melakukan pencarian tersangka hingga ke Kabupaten Pamekasan, namun keberadaannya masih tidak ditemukan.

Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Sudaryanto mengatakan, informasi terakhir yang didapatkan, tersangka berada di Kabupaten Pamekasan.

Namun, saat dilakukan pengecekan, kata dia, yang bersangkutan sudah tidak ada di lokasi.

"Ini masih dilapangan, mencari yang bersangkutan dan informasi dari pihak desa masih ada di Pamekasan," ujarnya.

Dalam pengejaran kali ini, pihaknya masih belum berkoordinasi dengan Polsek jajaran Polres Pamekasan, mengingat keberadaan tersangka masih belum pasti.

"Kalau sudah ada upaya paksa menangkap, baru akan memberitahu Polsek setempat untuk minta back up," tutur AKP Sudaryanto.

Lebih lanjut, dirinya akan terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mencari keberadaan pelaku.

"Bahkan kami menggunakan tim ahli IT untuk mencari keberadaan pelaku," pungkasnya.

Untuk diketahui, kasus pencurian ban mobil bekas itu terjadi pada (23/7/2021) sekitar 22.30 WIB

Hingga saat ini dari tiga tersangka, dua di antaranya sudah mendekam di penjara Polres Sampang.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved