Breaking News:

Berita Surabaya

Video Viral Sekelompok Orang Protes Layanan Rumah Sakit, Kini Berakhir Damai, Polisi Beri Penjelasan

Melalui pihak Polsek Benowo, kedua belah pihak antara anggota keluarga yang memprotes, dengan pihak RS telah dipertemukan, untuk mediasi.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Aqwamit Torik
istimewa
Video viral - Pria mengamuk dan melayangkan protes ke petugas yang diduga nakes di sebuah rumah sakit 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA- Insiden sejumlah orang memprotes layanan RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) yang videonya sempat viral di media sosial (medsos) telah ditindak lanjuti oleh Polrestabes Surabaya.

Melalui pihak Polsek Benowo, kedua belah pihak antara anggota keluarga yang memprotes, dengan pihak RS telah dipertemukan, untuk mediasi.

Hasilnya, kedua belah pihak sepakat berdamai, dan pihak RS tidak melanjutkan laporan kepolisian.

Kanit Reskrim Polsek Benowo Polrestabes Surabaya Ipda Jumeno mengungkapkan, insiden tersebut terjadi pada Kamis (26/7/2021) kemarin.

Setelah dilakukan mediasi antar kedua belah pihak.

Terutama pihak RSUD yang diwakili oleh kepala keamanan dan kepala kamar mayat. Permasalahan atas insiden tersebut, dipastikan berakhir damai.

Menurutnya, insiden yang sempat terekam video kamera ponsel dan terlanjur viral di sejumlah platform medsos, disebabkan kesalahpahaman semata. 

Baca juga: Video Viral, Pria Mengamuk di Rumah Sakit, Tak Terima Jenazah Kerabat Dikategorikan Pasien Covid-19

"Ceritanya pihak keluarga yang tidak tahu apa-apa, geruduk mau datang. Kemudian anaknya (korban) saya suruh lapor, (minta) damai. Iya lapor. Minta ditemukan. Saya suruh lapor tapi minta didamaikan," katanya saat dihubungi TribunJatim.com, Selasa (3/8/2021).

Terkait video yang terlanjur viral di sejumlah platform medsos. Jumeno mengaku kaget, karena viralnya video tersebut jauh, setelah insiden tersebut diselesaikan secara damai.

Tak pelak, dirinya sempat mengajak kedua belah pihak bertemu lagi untuk membahas mengenai viralnya video tersebut. 

Ternyata, ungkap Jumeno, si pengunggah video itu merupakan orang yang tidak ada sangkut pautnya, dan tidak tahu menahu akan duduk perkara masalah tersebut, karena berada di luar Jatim.

"Tapi kok tadi ada viral ini (di Aplikasi TikTok) ini kami panggil lagi tadi, sama BDH. Katanya, sudah saya telpon anak depok pak. Tidak tahu menahu. Sudah dihapus, dan sudah klarifikasi," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved