Breaking News:

Berita Sumenep

Warga Sumenep Gelar Pesta Pernikahan saat PPKM Level 4, Terima Kenyataan Hajatan Dibubarkan Polisi

Pesta pernikahan itu terpaksa dibubarkan karena dinilai menimbulkan kerumunan massa saat Kabupaten Sumenep masuk status PPKM Level 4.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Pesta pernikahan warga Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, dibubarkan polisi, Rabu (4/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Petugas Polsek Saronggi membubarkan pesta pernikahan yang digelar warga Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura Rabu (4/8/2021).

Pesta pernikahan itu terpaksa dibubarkan karena dinilai menimbulkan kerumunan massa saat Kabupaten Sumenep masuk status PPKM Level 4.

Kapolsek Saronggi, AKP Wahyudi Kusdarmawan mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat tentang adanya kegiatan tersebut.

Dari laporan itu, petugas Polsek Saronggi melakukan penyelidikan informasi yang dinilai mengundang kerumunan.

Setelah didatangi, ternyata laporan itu benar, sehingga polisi membubarkan pesta pesta pernikahan itu sekitar pukul 10.30 WIB.

Baca juga: Kabupaten Sumenep Kini Naik Status Jadi Wilayah Terapkan PPKM Level 4, Ini Dampaknya pada Masyarakat

"Saat ini Kabupaten Sumenep masuk PPKM Level 4, sehingga kegiatan perayaan apapun tidak diperbolehkan," kata AKP Wahyudi Kisdarmawan pada TribunMadura.com.

Dalam pembubaran tersebut, pihaknya bersama tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Satgas Covid-19 Kabupaten Sumenep, serta Polsek Saronggi.

Saat di lokasi pesta pernikahan itu katanya, pihaknya langsung memberikan pemahaman kepada tuan rumah dan membubarkannya.

"Alhamdulillah saat pembubaran, tuan rumah menerima dan memahami hal ini serta langsung membubarkan diri dengan tertib," ungkapnya.

Ia mengatakan hal ini dilakukan pemerintah karena ingin melindungi masyarakat dari penyebaran covid-19.

"Kami berharap agar masyarakat tidak mengadakan kegiatan yang menimbulkan kerumunan," harapnya.

Baca juga: Tampil di Panggung Orkes Dangdut, Para Biduan Wanita Sampang Ini Kena Sanksi Denda Rp 1 Juta

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved