Breaking News:

Wabah Virus Corona

Indra Penciuman dan Perasa Hilang Jadi Tanda Awal Ibu Hamil Terinfeksi Covid-19? Ini Penjelasannya

Ibu hamil merupakan salah satu pihak yang rentan terkena Covid-19. Berikut gejala yang paling umum dialami bumil. Demam, hilang indra penciuman, batuk

Editor: Elma Gloria Stevani
Freepik
Menurut Pusat Pengendalian dan Perlindungan Penyakit AS (CDC), wanita hamil dan baru saja hamil lebih mungkin untuk sakit parah akibat Covid-19 dibandingkan dengan orang yang tidak hamil. 

TRIBUNMADURA.COM - Ibu hamil merupakan salah satu pihak yang rentan terkena Covid-19. Hal ini disebabkan, imunitas ibu hamil cukup rendah sehingga sangat mudah terkena infeksi virus.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui risiko yang mungkin ditimbulkan ketika ibu hamil terkena Covid-19.

Menurut Pusat Pengendalian dan Perlindungan Penyakit AS (CDC), wanita hamil dan baru saja hamil lebih mungkin untuk sakit parah akibat Covid-19 dibandingkan dengan orang yang tidak hamil.

Perubahan yang terjadi pada tubuh selama kehamilan dapat meningkatkan risiko penyakit parah akibat infeksi Covid-19 dan dapat berlanjut setelah kehamilan.

Misalnya, peningkatan risiko pembekuan darah selama kehamilan dapat berlanjut setelah kehamilan sehingga meningkatkan risiko penyakit parah.

Faktor lain juga dapat meningkatkan risiko ibu hamil untuk mengalami penyakit parah akibat Covid-19, seperti diabetes, darah tinggi, dan kondisi medis lainnya.

Orang hamil dengan Covid-19 juga memiliki peningkatan risiko kelahiran prematur (melahirkan bayi lebih awal dari 37 minggu).

Selain itu, mungkin berisiko lebih tinggi untuk hasil buruk lainnya, yakni keguguran. Selain menjangkiti ibu hamil, Covid-19 juga dapat menular pada bayi yang baru lahir meski kasusnya sangat jarang terjadi.

Meski demikian, sampai saat ini belum diketahui bagaimana bayi tertular virus SARS-CoV-2 tersebut.

Para ahli belum mengetahui apakah bayi tertular virus sebelum, selama, atau setelah melahirkan. Ketika diteliti, dalam air ketuban wanita hamil yang positif Covid-19 tidak ditemukan virus SARS-CoV-2.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved