Breaking News:

Balon Udara Meledak di Ponorogo

Cerita Kepala Sekolah Saat Ledakan Balon Udara yang Sebabkan Kaca SMPN 2 Kauman Ponorogo Pecah

Balon udara yang dilengkapi petasan meledak di Ponorogo, Jawa Timur, pada Jumat (6/8/2021) pagi. Ledakan sebabkan kaca-kaca di SMP 2 Kauman pecah.

TribunMadura.com/Sofyan Arif Candra Sakti
Kaca di SMPN 2 Kauman Ponorogo pecah terkena ledakan balon udara disertai petasan, Jumat (6/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Balon udara yang dilengkapi petasan meledak di Ponorogo, Jawa Timur, pada Jumat (6/8/2021) pagi.

Insiden tersebut membuat tiga rumah dan satu sekolah di Desa Sumoroto, Kauman, Ponorogo, rusak.

Belum diketahui siapa yang menerbangkan balon udara tersebut. Yang jelas, aparat Polres Ponorogo sudah turun tangan untuk menyelidikinya. Pelaku bisa dijerat hukum pidana mengingat adanya larangan menerbangkan balon udara apalagi disertai petasan.

Dari tiga rumah yang rusak, rumah milik Masri yang rusak cukup parah. Ini karena balon yang meledak itu jatuh tepat di depan rumah tersebut. Kaca jendelanya pecah, daun pintu, hingga kusen jendelanya rusak.

Masri mengatakan sekitar pukul 07.30 WIB dia mendengar ada suara ledakan. Saat itu dia tengah menjemur baju. “Kebetulan di rumah kosong, bapak ke sawah. Saya jemur baju terus mendengar ledakan,” terang Masri, Jumat.

Awalnya dia mengetahui ada balon udara dari arah selatan. Kemudian tetiba ada petasan jatuh di atap teras rumahnya miliknya.

Selain itu, sejumlah kaca ruang di SMPN 2 Kauman Kabupaten Ponorogo ikut pecah akibat ledakan balon udara yang disertai petasan, Jumat (6/8/2021) pagi.

Dari pantauan di lokasi, pecahan kaca tersebut berserakan di lantai-lantai baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan.

Kepala Sekolah SMPN 2 Kauman, Mulyono mengatakan ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 06.15 WIB yang disertai angin kencang.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved