Breaking News:

Berita Surabaya

Jalan Tunjungan Surabaya Disekat untuk Batasi Mobilitas, Kini Beralih Fungsi Jadi Lokasi Foto-Foto

Penyekatan Jalan Tunjungan Kota Surabaya dimanfaatkan sejumlah orang untuk berfoto.

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/FEBRIANTO RAMADANI
Sejumlah orang berfoto di Jalan Tunjungan, Kota Surabaya, Sabtu (7/8/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Penyekatan jalan dalam rangka PPKM Level 4 diberlakukan di sejumlah titik di Kota Surabaya.

Satu di antara jalan di Kota Surabaya yang disekat saat PPKM Level 4, yaitu Jalan Tunjungan.

Penyekatan Jalan Tunjungan dimanfaatkan sejumlah orang untuk berfoto.

Tampak sejumlah pejalan kaki jalan sambil menikmati pemandangan Kota Surabaya.

Tak sedikit pengguna sepatu roda dan pengendara kendaraan roda dua melewati jalur tersebut.

Seorang pengunjung asal Sidoarjo, Bachtiar (26), menyayangkan banyak keramaian di tempat tersebut.

Menurutnya, selain dilakukan penyekatan, jalan ini mengundang daya tarik untuk menghabiskan waktu bersama.

"Kaget saja ternyata banyak yang datang. Di satu sisi sebagai fotografer bagus buat mencari view yang baru di Jalan Tunjungan," ujarnya, Sabtu (7/8/2021) malam.

Senada dengan Bachtiar, Vito (18), pemuda asal Ternate yang tinggal di Surabaya mengatakan, tak sedikit orang yang berkunjung untuk beraktivitas disana.

"Mereka memanfaatkan momen buat foto foto, jalan jalan dan lain lain. Jadi tambah ramai," ucapnya.

Terpisah, Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Teddy Chandra, menyesalkan keramaian yang dilakukan oleh sejumlah orang. Menurutnya, seharusnya hal itu tidak dilakukan.

"Karena tujuannya diberlakukan untuk pembatasan mobilitas agar tidak ada aktifitas di ruas jalan tersebut," ucapnya ketika dihubungi via whatsapp.

Yang jelas, tegas AKBP Teddy Chandra, pihaknya melaksanakan patroli dan himbauan kepada masyarakat.

"Akan kita laksanakan patroli dan himbauan kepada masyarakat," tegasnya.

"Patuh protokol kesehatan, pembatasan mobilitas bagian dari upaya untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19," tuntasnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved