Breaking News:

Wabah Virus Corona

Covid-19 Mudah Menyerang Lansia, Kenali Waktu Gejala Kritis Penderita dan Komplikasi yang Terjadi

Gejala batuk pada Covid-19 terasa kering akibat dahak yang tersangkut, sehingga terus terjadi batuk karena ingin mengeluarkan dahak tersebut.

Editor: Elma Gloria Stevani
SERAMBI INDONESIA/HENDRI
PEMERIKSAAN KESEHATAN LANSIA- Tim medis dari Pukesmas Kecamatan Kuta Cot Glie, pada saat melakukan pemeriksaan kesehatan bagi Lansia di Desa Lamsie, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar, Selasa (15/9/2020). Seluruh Lansia pada desa itu mendapatkan pemeriksaan Kesehatan gratis satu kali dalam sebulan, berupa cek tekanan darah, kolesterol, asam urat, dan gula darah serta penyuluhan kesehatan lainnya. 

TRIBUNMADURA.COM - Dokter Tirta memberikan penjelasan terkait titik kritis infeksi Covid-19 yang perlu diketahui, terutama untuk pasien isolasi mandiri.

Informasi tersebut disampaikan dalam video Langkah Awal Jika Terkena Covid-19 yang diunggah di kanal Youtube pribadinya pada Senin, 26 Juli 2021.

Pada hari 1-3, gejala Covid-19 masih belum bisa dibedakan karena sama seperti gejala infeksi virus lainnya yakni demam, nyeri sendi, dan mual.

“Nah, titiknya itu di hari keempat sampai keenam, ini baru kebedain. Kalau influenza, dia cenderung pilek, walaupun tidak semuanya ya,” ujar dr. Tirta, dikutip TribunMadura.com dari kanal Youtube Tirta PengPengPeng, Selasa, 27 Juli 2021.

Dia menambahkan bahwa gejala batuk pada Covid-19 terasa kering akibat dahak yang tersangkut, sehingga terus terjadi batuk karena ingin mengeluarkan dahak tersebut.

“Nah kalau kamu kena yang Covid, ini gejala utamanya adalah nyeri telan, batuk, dan mulai muncul anosmia (tidak bisa mencium bau-bauan), augesia (tidak bisa mengecap indra asin dan indra manis), dan yang terakhir parosmia (rasanya bau busuk atau bau gosong terus),” tutur dr. Tirta.

Sementara itu, untuk titik kritis pasien Covid-19 terjadi beberapa hari setelahnya, atau lebih tepatnya pada hari kedelapan.

“Hari kedelapan ini titik kritisnya bos,” ucap dr. Tirta.

Pada hari ketujuh, jika kondisi pasien Covid-19 membaik, demam akan mulai hilang dan tersisa anosmia sampai hari ke-10.

“Tapi kalau kamu memburuk, hari ketujuh sampai 10, batukmu memberat karena virusnya mulai mencapai paru. Nah di sini batuknya memberat, paru-parunya seakan tenggelam,” kata dr. Tirta.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved