Breaking News:

Balon Udara Meledak di Ponorogo

Fakta Kasus Balon Udara Meledak di Ponorogo, 14 Tersangka Dapat Bahan Baku Mercon dari Market Place

Sebanyak 14 orang telah ditetap sebagai tersangka kasus meledaknya balon udara tanpa awak yang disertai dengan petasan di Desa Somoroto, Ponorogo.

TribunMadura.com/Sofyan Arif Candra Sakti
14 tersangka kasus balon udara meledak di Desa Somoroto, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Senin (8/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com Network, Sofyan Arif Candra

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Sebanyak 14 orang telah ditetap sebagai tersangka kasus meledaknya balon udara tanpa awak yang disertai dengan petasan di Desa Somoroto, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Jumat (6/8/2021) lalu 

Polisi juga telah mengamankan 13 buah petasan berbagai ukuran dan satu buah blengker atau kerangka balon udara dari tempat kejadian perkara.

Sedangkan di rumah 14 tersangka di Desa Ngabar, Kecamatan Siman, polisi mengamankan bahan baku mercon yang belum diracik serta sejumlah selongsong tempat mercon.

ASH (25) mengatakan ada tiga macam bahan serbuk kimia yang dicampur untuk meracik mercon tersebut dengan komposisi 5:1:2.

"Bahannya dapat dari (belanja) online. Belajar (membuat mercon) dari YouTube," kata ASH.

ASH dan tersangka lain sebenarnya sudah memperkirakan ledakannya akan sebesar itu.

Namun ia tidak menduga jika mercon tersebut malah meledak di saat mendarat.

"Kita meminimalisir ketika sampai atas (merconnya) sudah habis," jelas ASH.

ASH menyebut mereka patungan untuk membeli berbagai bahan baku untuk membuat balon udara serta racikan mercon.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved