Breaking News:

Berita Surabaya

Aturan Masuk Mal di Surabaya Wajib Tunjukan Kartu Vaksin Diharap Juga Bisa Diterapkan di Taman Kota

Ombudsman Jawa Timur mendukung upaya pemerintah mewajibkan pengunjung mal menyertakan sertifikat vaksin.

Penulis: Bobby Koloway | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/WIWIT PURWANTO
Taman Bungkul, Kota Surabaya 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kebijakan pusat perbelanjaan dan mal di Surabaya mewajibkan pengunjung menunjukkan bukti kartu vaksin mendapat Ombudsman Jawa Timur.

Ombudsman Jawa Timur mendukung upaya pemerintah mewajibkan pengunjung mal menyertakan sertifikat vaksin.

"Ombudsman Jawa Timur mengapresiasi pemerintah pusat yang menerapkan sertifikat vaksinasi sebagai syarat masuk mal," kata Kepala Perwakilan Ombudsman Jawa Timur, Agus Muttaqin, Selasa (10/8/2021).

Tak berhenti di mal saja, Agus menilai, regulasi ini bisa dilakukan di sejumlah objek lainnya. Terutama, tempat fasilitas umum yang berpotensi menjadi tempat berkerumun.

Misalnya, di rumah ibadah, taman kota, alun-alun, perkantoran, pasar tradisional, dan lokasi rekreasi.

Kecuali pasar dan tempat ibadah, beberapa tempat tersebut juga masih ditutup pada PPKM Level 4.

"Ombudsman berharap penerapan sertifikat vaksinasi tidak hanya diberlakukan bagi warga untuk masuk mal," kata Agus.

"Harapannya, dengan penerapan sertifikat vaksin itu dapat memobilisasi warga untuk ikut vaksin sehingga dapat mendukung ikhtiar pemerintah dalam menanggulangi pandemi," terangnya.

Namun sebelum kebijakan tersebut dilakukan, pemeriksaan harus memastikan beberapa hal. Di antaranya, pemda harus bisa memastikan realisasi vaksinasi telah berada di atas 70 persen.

Misalnya, di Surabaya yang telah mencapai 72,5 persen. "Dengan data tersebut, berarti wilayah tersebut sedang menuju pembentukan herd immunity," katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved