Breaking News:

Wabah Virus Corona

Waspadai, 4 Gejala Anak Positif Terinfeksi Covid-19 yang Paling Sering Muncul, Orang Tua Wajib Tahu

Dari ribuan anak yang dites Covid-19, muncul gejala sakit perut, kehilangan kemampuan rasa dan bau, serta demam dan sakit kepala.

Editor: Elma Gloria Stevani
Pexels/Juan Pablo Serrano Arenas
Ilustrasi gejala pada anak yang positif terinfeksi Covid-19. 

TRIBUNMADURA.COM - Dalam penelitian terbaru di Kanada menyebutkan, hasil tes Covid-19 pada ribuan anak menunjukkan bahwa sakit perut, kehilangan kemampuan rasa dan bau, demam, dan sakit kepala, merupakan gejala yang paling sering dialami oleh mereka yang positif terinfeksi Covid-19.

Akan tetapi, menurut catatan para peneliti, sepertiga dari anak-anak dan remaja yang terinfeksi virus Corona tidak menunjukkan gejala apapun.

“Karena lebih dari sepertiga pasien anak-anak yang dites positif terinfeksi SARS-CoV-2 tidak menunjukkan gejala, maka menjadi tantangan untuk mengidentifikasi anak-anak yang kemungkinan terinfeksi,” kata Dr. Finlay McAlister, dari University of Alberta, Edmonton, yang juga merupakan rekan penulis.

“Proporsi infeksi virus corona tanpa gejala pada anak-anak kemungkinan jauh lebih tinggi daripada yang telah kami laporkan, mengingat banyak juga yang tidak hadir untuk dites," lanjutnya.

Melansir WebMD, selain gejala viruss corona yang telah disebut di atas, batuk dan pilek juga sering terjadi di antara anak-anak yang positif terinfeksi virus corona.

Tetapi, para peneliti tidak menganggapnya sebagai gejala virus corona, karena keluhan tersebut juga muncul pada anak-anak yang hasil tesnya negatif.

"Banyak gejala serupa influenza, seperti batuk, pilek, dan sakit tenggorokan yang sama, pada anak-anak yang dites negatif untuk SARS-CoV-2," ujar McAlister.

Penemuan yang telah dipublikasikan dalam Canadian Medical Association Journal ini menunjukkan, bahwa administrator kuesioner skrining untuk sekolah atau tempat penitipan anak mungkin ingin mempertimbangkan untuk menilai kembali gejala yang mereka skrining, sehingga hanya memasukkan gejala yang paling terkait erat dengan hasil positif infeksi virus corona.

Dalam penelitian ini, mereka menilai gejala di antara lebih dari 2.400 anak di provinsi Alberta, Kanada, yang dites Covid-19 antara 13 April hingga 30 September 2020.

Para peneliti menemukan, kehilangan bau atau rasa tampak tujuh kali lebih tinggi pada anak-anak dengan Covid-19; sakit perut lima kali lebih mungkin, dan sakit kepala dua kali lebih mungkin.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved