Wabah Virus Corona

Apa Saja Gejala Infeksi Covid-19 di Minggu Pertama dan Berapa Lama Masa Inkubasi Virus Corona?

Virus Covid-19 bisa menyerang paru-paru. Seperti kebanyakan virus, masa inkubasi SARS-CoV-2 dapat bervariasi dari orang ke orang.

Freepik
Masa inkubasi merupakan waktu antara saat Anda tertular virus corona dan saat gejala Covid-19 pertama kali muncul. 

TRIBUNMADURA.COM - Berikut penjelasan tentang apa saja gejala dan berapa lama masa inkubasi virus corona atau Covid-19.

Virus Corona atau biasa disebut SARS-CoV-2 atau Covid-19 pertama kali muncul di Wuhan, China dan dengan cepat menyebar ke seluruh dunia.

Virus Corona merupakan jenis virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh atau biasa disebut dengan imun tubuh.

Virus Covid-19 ini juga bisa menyerang paru-paru. Seperti kebanyakan virus, masa inkubasi SARS-CoV-2 dapat bervariasi dari orang ke orang.

Apa itu masa inkubasi?

Masa inkubasi merupakan waktu antara saat Anda tertular virus corona dan saat gejala Covid-19 pertama kali muncul.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) yang dikutip oleh BERITA DIY dari Healthline mengatakan bahwa masa inkubasi untuk virus corona baru adalah antara 2-14 hari seteah terpapar.

Namun, rata-rata masa inkubasi virus sekitar 5 hari. Bagi banyak orang gejala Covid-19 dimulai sebagai gejala ringan dan secara bertahap memburuk selama beberapa hari jika imunitas tubuh kita tidak kuat.

Jika imunitas tubuh kita kuat saat gejala pertama muncul dan bertahap akan semakin membaik dari hari ke hari.

Covid-19 menyebar ke Sebagian besar dari orang ke orang melalui kontak dekat atau dari tetesan yang tersebar ketika seseorang dengan virus bersin atau batuk.

Meski ada kemungkinan seseorang yang terinfeksi virus corona bisa menularkan virus meski tidak menunjukkan gejala.

Ada juga kemungkinan bahwa virus dapat ditularkan melalui menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus dan kemudian menyentuh mulut atau hidung.

Gejala utama Covid-19 adalah demam, sesak napas, batuk,kelelahan,nyeri oto, hidung tersumbat, pilek atau flu, hilangnya indra penciuman, dan hilangnya indra perasa.

Namun, beberapa orang bisa menjadi sakit parah setelah tertular Covid-19.  Orang dewasa yang lebih tua dan orang-orang dengan sistem kekebalan yang terganggu berada pada resiko tertinggi untuk mengembangkan gejala yang lebih parah.

Halaman
1234
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved