Breaking News:

Berita Jember

Dapat Telepon Misterius, Warga Jember Kehilangan Tabungan Puluhan Juta, Sempat Curiga Karena Hal ini

Warga Kabupaten Jember menjadi korban penipuan berkedok voucher pulsa. Uang Rp 36 juta raib dari rekening bank.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Tribunnews.com
Ilustrasi - Warga Kabupaten Jember menjadi korban penipuan berkedok voucher pulsa 

TRIBUNMADURA.COM, JEMBER - Seorang warga Desa Menampu, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, menjadi korban penipuan berkedok voucher pulsa.

Akibat penipuan itu, uang korban sebesar Rp 36 juta raib dari rekening bank miliknya.

Korban, M Kholil mengaku, kejadian bermula saat ia mendapatkan telepon dari sebuah nomor telepon yang mengaku dari bank

Si penelepon menyebut jika Kholil mendapatkan hadiah voucher kemerdekaan berupa pulsa sebesar Rp 500 ribu.

"Awalnya mendapatkan telepon dari seorang laki-laki. Dia mengaku dari BRI dan bilang kalau saya dapat hadiah pulsa Rp 500 ribu," kata dia melalui telepon, Kamis (19/8/2021).

Baca juga: Ditinggalkan dalam Posisi Terkunci, Motor Kuli Bangunan Raib Digondol Maling, Ini Kronologinya

"Katanya hadiah Kemerdekaan 17 Agustus. Ketika mendapatkan kabar itu, saya menduga itu penipuan," ujar Kholil.

Kholil sudah hendak mengabaikan telepon tersebut. Sampai akhirnya, si penelepon menyebutkan identitas lengkap Kholil, yakni nama dan alamat lengkap.

Hal itu yang membuat Kholil ragu. Dia lantas mendapatkan notifikasi pesan di ponselnya.

Kholil menyebut notifikasi melalui SMS itu berasal dari bank.

Pesan itu berisikan kode, yang kemudian dia sampaikan kepada si penelepon.

Tidak lama kemudian, dia mendapatkan notifikasi kembali dari bank kalau dia telah melakukan transaksi keluar sebesar Rp 36 juta.

"Ada notifikasi uang saya sudah keluar sampai Rp 36 juta," ungkap dia.

"Yang saya heran, kenapa nama dan alamat lengkap saya bisa diketahui oleh pihak luar," ujarnya.

Oleh karena itu, dia memilih melaporkan peristiwa itu ke Mapolres Jember.

Dia berharap penipuan yang menimpa dirinya bisa dilacak.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved