Breaking News:

Wabah Virus Corona

Parosmia Jadi Gejala Baru Covid-19, Ciri-Cirinya: Penderita Merasakan Halusinasi Cium Bau Menyengat

Gejala terbaru dari infeksi virus corona ialah pasien mengalami halusinasi mencium bau ikan yang menyengat, belerang, dan bau manis yang tidak enak.

Freepik
Menurut laporan media Inggris Sky News, disebutkan bahwa orang yang menderita Covid-19 berkepanjangan, melaporkan mencium bau tak sedap. 

TRIBUNMADURA.COM - Seseorang akan mengalami berbagai gejala ketika terinfeksi virus Covid-19. Salah satu gejala baru Covid-19 disebut parosmia.

Parosmia adalah sebuah gangguan penciuman yang mengubah persepsi penderitanya.

Misalnya, ketika menghirup bau bunga mawar, penderita parosmia kemungkinan akan mencium bau tidak enak, bukan seperti bau aslinya.

Menurut laporan media Inggris Sky News, disebutkan bahwa orang yang menderita Covid-19 berkepanjangan, melaporkan mencium bau tak sedap.

Misalnya, bau ikan busuk yang menyengat, belerang, dan bau manis yang tidak enak. Hal tersebut terjadi karena gejala parosmia.

Jika anosmia merupakan kehilangan kemampuan penciuman dan perasa, parosmia merupakan kondisi yang membuat pasien mengalami gangguan mengidentifikasi bau.

Dokter Spesialis Telinga, Hidung, Tenggorokan dan Kepala Leher (THT-KL) Rumah Sakit Akademik (RSA) Universitas Gadjah Mada, dr. Anton Sony Wibowo, Sp.T.H.T.K.L.,M.Sc., FICS., menyebutkan parosmia adalah gejala gangguan penciuman yang membuat seseorang merasa membau secara berbeda dari yang seharusnya.

"Pasien dengan parosmia mempersepsikan bau yang tidak sesuai dengan kenyataannya," kata dia.

dr. Anton menjelaskan misalnya membau bunga mawar seharusnya harum, tetapi pasien mempersepsikan dengan bau yang lain seperti bau tidak enak atau bau lainnya.

Dia mengatakan persepsi bau yang muncul akibat parosmia bisa beragam.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved