Breaking News:

Berita Surabaya

Bermula dari Sampah yang Dibakar, Sebuah Kandang Kebakaran dan Tiga Ekor Kambing Ikut Terpanggang

Amukan api lantas melumat area kandang dengan luas 4 x 17 meter persegi milik Chusaini itu, termasuk hewan kambing yang dikurung di dalamnya

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Aqwamit Torik
istimewa
Petugas Dinas PMK Surabaya melakukan pemadaman kebakaran di kawasan Jalan Pakal Madya, Pakal, Surabaya, sekitar pukul 14.20 WIB, Senin (23/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Insiden kebakaran terjadi di sebuah kandang semi permanen di kawasan Jalan Pakal Madya, Pakal, Surabaya, sekitar pukul 14.20 WIB, Senin (23/8/2021).

Akibat kebakaran tersebut, tiga ekor kambing ikut terpanggang.

Nyala api semakin berkobar setelah merembet ke benda yang mudah terbakar.

Tak pelak, amukan api lantas melumat area kandang dengan luas 4 x 17 meter persegi milik Chusaini itu, termasuk hewan kambing yang dikurung di dalamnya, yang berjumlah tiga ekor.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Surabaya Dedik Irianto mengatakan, terdapat tiga hewan kambing yang tewas terpanggang akibat kebakaran tersebut.

Berdasarkan hasil analisis yang dilakukannya setelah melihat kondisi bekas kandang yang terbakar dan keterangan sejumlah saksi.

Baca juga: Puluhan Kios Ludes Akibat Kebakaran di Pasar Kembang Surabaya, Petugas Sebut Tak ada Korban Jiwa

Dedik mengungkapkan, penyebab insiden kebakaran di kandang kambing tersebut diduga karena terkena rambatan percikan api dari area aktivitas pembakaran sampah yang tak jauh dari lokasi kandang.

"Pemilik membakar sampah didekat kandang kambingnya, lalu ditinggal pergi," katanya dalam keterangan resminya, Senin (23/8/2021).

Kondisi cuaca di kawasan tersebut yang terbilang berangin, lanjut Dedik, ternyata juga mempercepat proses rambatan api sebelum akhirnya api kian membesar dan melumat bangunan semipermanen kandang.

"Angin yang lumayan kencang membuat api menyambar kandang kambing dan 3 ekor kambing pun ikut terbakar," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Pengendalian Dinas PMK Surabaya Gatot menerangkan, insiden tersebut, disebabkan adanya perambatan api pada area pembakaran sampah, yang tak jauh dari kandang.

"Orangnya bakar bakar sampah disamping kandangnya terus ditinggal," ungkap Gatot, saat dihubungi TribunMadura.com.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved