Breaking News:

Berita Pamekasan

Dua Santri Ponpes Kebun Baru Pamekasan Diserang Monyet Liar, Alami Luka Robek 10 hingga 15 Jahitan

Warga Desa Kacok dan Desa Rekkerrek, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura diresahkan turunnya monyet liar dari alas ke pemukiman warga.

TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Kapolsek Palengaan, Iptu Sri Sugiarto saat mendatangi rumah santri yang digigit monyet liar. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Warga Desa Kacok dan Desa Rekkerrek, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura diresahkan turunnya monyet liar dari alas ke pemukiman warga.

Monyet liar ini mencuri buah buahan, merusak tanaman, mengambil telur ayam, dan menggigit anak kecil hingga mengalami luka luka.

Kapolsek Palengaan, Iptu Sri Sugiarto menjelaskan, lebih sebulan warga perbatasan Desa Kacok dan Desa Rekkerrek Pamekasan diresahkan adanya kera liar yang menggigit  beberapa anak kecil usia SD.

Selain itu, sekumpulan kera liar ini, juga menjarah buah buahan, merusak tanaman dan mengambil telur ayam milik warga setempat.

Pada Sabtu, 21 Agustus 2021, sekira pukul 09.00 WIB, Kades Kacok Baihaki memberikan informasi kepada Polsek Palengaan, bahwa pada Jumat, 20 Agustus 2021 salah satu warganya digigit kera liar hingga mengalami luka-luka.

Mendapat informasi itu, Kapolsek Palengaan, Iptu Sri Sugiarto bersama anggotanya langsung mendatangi rumah korban yang digigit monyet liar tersebut.

Dua korban yang digigit monyet liar ini, yaitu Roihul Amin (12), santri Pondok Pesantren Kebun Baru, warga Desa Kacok dan Ahmad Bahrul Ulum (15), Santri Pondok Pesantren Kebun Baru, warga Desa Rekkerrek.

Menurut Iptu Sri Sugiarto, Roihul usai digigit monyet liar mengalami luka robek di bagian betis kanan dan dijahit 15.

Saat ini, lukanya masih belum sembuh.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved