Berita Lamongan

ASN Lamongan Dilaporkan Partai Demokrat ke Polisi, Diduga Sebar Hoaks dan Fitnah soal SBY dan AHY

DPC Partai Demokrat Lamongan melaporkan seorang ASN atas kasus penyebaran hoaks dan fitnah.

TRIBUNMADURA.COM/HANIF MANSHURI
Kuasa Hukum DPC Partai Demokrat Lamongan didampingi Wakil Sekretaris DPC Partai Demokrat, Sugeng Santoso dan pengurus saat melapor ke Polres Lamongan, Selasa (24/8/2021) 

TRIBUNMADURA.COM, LAMONGAN - DPC Partai Demokrat Lamongan melaporkan seorang Aparatur Sipil Negara ( ASN) ke polisi, Selasa (24/8/2021).

Dalam kasus tersebut, DPC Partai Demokrat Lamongan melaporkan ASN pemilik akun Facebook Faqih Harianto atas kasus penyebaran hoaks dan fitnah.

Selain ke polres, DPC Partai Demokrat Lamongan juga melaporkan Faqih Harianto ke Inspektorat, lantaran statusnya sebagai seorang ASN.

Wakil Sekretaris DPC Partai Demokrat Lamongan, Sugeng Santoso, menunjuk pengacara Nihrul Bahi Al Haidar untuk membawa masalah ini ke jalur hukum.

Faqih dilaporkan pengurus DPC Partai Demokrat atas dugaan menyebar berita bohong di akun media sosial miliknya yang  menyinggung dan merugikan Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Partai DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

Menurut Sugeng, langkah hukum ini terpaksa diambil setelah sebelumnya sudah pernah menegur terlapor secara baik-baik, namun tidak diindahkan.

Bahkan, pelaku disebutnya terus mengumbar postingannya dengan nada kebencian.

"Postingan kebenciannya tanggal 16 Agustus  2021 pukul 18.36 WIB, lalu. Bahkan nadanya itu bisa memecah anak bangsa," ungkap Sugeng.

Postingannya juga kerap memojokkan Partai Demokrat, termasuk SBY dan AHY.

Bahkan dia juga menyebut  SBY sebagai koruptor. 

Ia menyayangkan cara kritik seorang ASN terhadap mantan Presiden RI, SBY yang pernah memimpin Bangsa Indonesia selama dua periode ini.

Sementara itu, Ketua Tim Kuasa Hukum Partai Demokrat, Nihrul Bahi Al Haidar mematikan, postingan terlapor sudah memenuhi unsur pelanggaran UU ITE dan Pasal 14 ayat (1) KUHP. 

"Diduga melanggar Pasal 14 ayat (1) KUHP. Karena postingan yang dibuat pelaku menyiarkan berita  bohong," katanya.

Diketahui, laporan tim kuasa DPC Partai Demokrat di SPKT Polres Lamongan diterima oleh  Iptu Kusnan, dengan nomor register 23/VII/H&P/2021. (Hanif Manshuri)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved