Breaking News:

Berita Malang

Bupati Malang Tandai Rumah Warga yang Dihuni Warga Isolasi Mandiri, Ada Kriteria Dirawat di Isoter

Bupati Malang Muhammad Sanusi akan memberi tanda stiker di tempat tinggal warga yang didalamnya sedang ada orang menjalani karantina karena Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO
Bupati Malang, Muhammad Sanusi saat memasang stiker imbauan PSBB Malang Raya di pintu kendaraan angkot, Senin (18/5/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Pemkab Malang mengizinkan warga yang tidak memungkinkan mendapatkan perawatan di tempat isolasi terpadu untuk dirawat di rumah masing-masing.

Sebagai tindak lanjut kebijakan tersebut, Bupati Malang, Muhammad Sanusi berencana akan memberi tanda stiker di tempat tinggal warga yang didalamnya sedang ada orang menjalani karantina karena Covid-19.

Muhammad Sanusi mengatakan, ibu hamil, ibu menyusui, warga dengan komorbid, atau anak kecil yang belum dapat mandiri, sebaiknya dirawat di rumah atau rumah sakit jika mengalami gejala berat.

"Saya sudah instruksikan Satgas Covid-19 dan puskesmas di desa-desa isupaya yang kelainan ini tidak masuk isoter," kata dia.

"Rumahnya diberi stiker. Terus juga dilayani dan dipantau layaknya di isoter," ujar Sanusi ketika dikonfirmasi.

Sanusi mengaku jika ritme keterisian tempat isolasi terpadu di wilayahnya saat ini sedang landai.

Dirinya pun memastikan warga-warga yang layak menjalani perawatan di isoter, sebagian besar telah dipindahkan secara masif.

Sebelumnya, Pemkab Malang gencar mengumpulkan para pasien isoman di Kabupaten Malang untuk dipindah ke isoter ini

Isoter ditempat di setiap kecamatan dengan memanfaatkan gedung sekolah dan lainnya untuk tempatnya. Kuotanya ada 1.063 tempat tidur untuk merawat para pasien isoman.

"Sementara yang dibawa ke isoter 160 orang. Jadi sekitar 70 persen sudah dibawa ke isoter," kata pemenang Pilkada Malang 2020 ini.

Terakhir, pria pengoleksi burung berkicau ini bersikeras mewudjkan Kabupaten Malang tanpa Covid-19

"Jadi saat ini bukan hidup berdampingan dengan Covid tapi Malang tanpa Covid-19," jelasnya. (ew)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved