Breaking News:

Berita Surabaya

Dua Oknum Satpol PP Mabuk di Tengah PPKM, Sempat Pukul Warga Sekitar, Sanksi Berat Menanti

Sebagai bentuk jamuan, oknum tersebut lantas mengajak temannya ke tempat karaoke di salah satu tempat hiburan malam di daerah Gembong, Surabaya.

Penulis: Bobby Koloway | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/BOBBY KOLOWAY
Massa menggelar aksi di Balai kota Surabaya, Selasa (31/8/2021), menuntut oknum satpol PP Surabaya yang mabuk dan pukul warga saat PPKM mendapatkan sanksi berat 

"Salah satu oknum ini justru memukul juru parkir. Ini ironis sekali. Jadi, harus dipecat," tegasnya. 

Masalah ini pun turut didengar DPRD Surabaya. DPRD Surabaya bahkan memanggil pihak Satpol PP pada Kamis dan Senin (26 dan 30 Agustus) melalui rapat hearing dengan Komisi A. 

Anggota Komisi A DPRD Surabaya M Mahmud pun menyayangkan kejadian ini.

Menurutnya, petugas sudah seharusnya bisa menjadi tauladan bagi warga

"Ini sudah sangat keterlaluan. Satpol PP itu sering ngobrak-ngobrak pedagang kecil, PKL sampai rumah makan. Bagi yang nggak nurut, bangku diangkut, orangnya ditahan, hingga kena denda," katanya. 

"Nah, ini justru ada petugas yang masuk di rumah hiburan saat PPKM. Ini jelas pelanggaran,” lanjut politisi Demokrat ini. 

Ia melanjutkan, ada sejumlah rekomendasi yang dihasilkan dalam pertemuan ini.

Pertama, oknum Satpol PP tersebut harus mendapatkan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku. 

"Sanksinya telah diatur di PP 53 tahun 2010 (tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil). Sanksinya bisa ditegakkan," katanya. 

Kedua, pihaknya juga meminta Pemkot memberikan sanksi kepada tempat hiburan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved