Breaking News:

Berita Tulungagung

Tergiur Jadi Kepala Puskesmas, PNS Ketipu Rp 50 Juta Hanya Tinggal Janji, Simak Kronologinya

MU adalah terduga pelaku penipuan dengan modus memberi janji bisa memberikan jabatan kepala Puskesmas ke korbannya.

Penulis: David Yohanes | Editor: Aqwamit Torik
Shutterstock.com
Ilustrasi penipuan suap 

TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Seorang PNS menjadi korban penipuan usai dijanjikan menjadi Kepala Puskesmas.

Cita-cita tak kunjung tercapai, namun PNS in malah kehilangan uangnya.

Uang Rp 50 juta yang ia berikan kepada seorang kenalan tak kunjung kembali.

Simak kronologi lengkapnya.

Personel Unit Reskrim Polsek Karangrejo menangkap MU (45), warga Desa Bowan, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten Jawa Tengah, Minggu  (29/8/2021).

MU adalah terduga pelaku penipuan dengan modus memberi janji bisa memberikan jabatan tertentu kepada korbannya.

Baca juga: Korea Utara Tolak Tawaran Vaksin Sinovac, Minta Diberikan untuk Negara Lain Saja, ini Alasannya

Ia sebelumnya dilaporkan oleh TN (53), seorang PNS asal Kecamatan Karangrejo, Tulungagung.

TN kehilangan uang RP 50 juta, karena percaya janji  MU yang bisa menjadikannya seorang kepala Puskesmas.

“Kejadian pada Mei 2021 lalu. Tapi korban baru melapor setelah gagal menjadi kepala Puskesmas,” terang Kapolsek Karangrejo, AKP Sudaryanto melalui Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Neny Sasongko.

Pada Juni 2021 Pemkab Tulungagung ada rencana mutasi para pejabat.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved