Breaking News:

Berita Pamekasan

Berkaca dari Jembatan Suramadu, Wacana Pembangunan Jalan Tol Trans Madura Ditolak Sejumlah Tokoh

Wacana pembangunan Jalan Tol Trans Madura, namun mendapatkan pertentangan dari tokoh setempat. Sebab, banyak yang mengkhawatirkan efek negatifnya

Editor: Aqwamit Torik
Google Maps
Ilustrasi peta pulau Madura 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Muncul wacana pembangunan Jalan Tol Trans Madura, namun mendapatkan pertentangan dari tokoh setempat.

Sebab, banyak yang mengkhawatirkan efek negatif pasca wacana ini mencuat dan terealisasi.

Seorang Tokoh Madura, Gus Arifin A Hamid mengungkapkan jika pembangunan Jalan Tol Trans Madura terealisasi, dikhawatirkan akan muncul akuisisi lahan produktif pertanian dan perkebunan.

Baik itu lahan milik perorangan masyarakat atau milik korporasi (perusahaan).

"Jika yang terkena adalah lahan produktif pertanian (sawah) tentu akan berdampak pada produksi tanaman setempat," kata Gus Arifin A Hamid kepada TribunMadura.com, Kamis (2/9/2021).

Baca juga: Total 16 Kepala Daerah di Jawa Timur Terkena OTT, KPK Ungkap Data dan Berikan Peringatan

Ketua Koperasi NU Jatim ini khawatir akan berpotensi memunculkan spekulan dan mafia tanah jika wacana pembangunan Jalan Tol Trans Madura ini direalisasikan.

Selain itu, pembangunan Jalan Tol Trans Madura, kata dia, dikhawatirkan akan menambah persoalan baru di Pulau Madura yang sudah aman dan tentram.

"Nanti juga kana memunculkan sentra-sentra usaha dan bisnis baru dimana pemilik dan pelakunya bukan berasal dari Madura," duganya.

"Sehingga program ini akan jauh panggang dari api ketika dikaitkan dengan penguatan ekonomi keumatan," sambungnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved