Breaking News:

Berita Malang

Kepala UPT Pemakaman DLH Kota Malang Dimutasi Setelah Muncul Dugaan Penggelapan Dana Covid-19

Kepala UPT Pemakaman DLH Kota Malang Taqruni dimutasi tak lama setelah muncul kasus dugaan penggelapan dana insentif pemakaman jenazah pasien Covid.

SURYAMALANG.COM/M Rifky Edgar
Balai Kota Malang 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Pemkot Malang melakukan mutasi terhadap Kepala UPT Pemakaman Dinas Lingkungan Hidup, Taqruni.

Taqruni kini dimutasi oleh Wali Kota Malang ke Kasi Trantib di Kelurahan Polowijen.

Mutasi jabatan Taqruni dilakukan tak lama setelah muncul kasus dugaan penggelapan dana insentif pemakaman jenazah pasien Covid-19 di Kota Malang yang disampaikan oleh Malang Corruption Watch (MCW).

Wali Kota Malang, Sutiaji berdalih, proses mutasi ini dilakukan karena Taqruni sudah terlalu lama menjadi kepala UPT Pemakaman DLH Kota Malang.

Proses mutasi tersebut, kata dia, juga dilakukan atas berbagai pertimbangan.

Baca juga: MCW Endus Adanya Praktik Pungli Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19, Begini Jawaban DLH Kota Malang

"Pak Taqruni ini kami mutasi karena sudah terlalu lama berada di UPT pemakaman. Jadi memang sudah waktunya," ucap Sutiaji, Jumat (3/9/2021).

Sutiaji membantah adanya dugaan penggelapan atau penyelewengan dana insentif yang sampai oleh MCE melalui rilis pada Kamis (2/9) itu.

Dia mengakui, ada keterlambatan pencairan dana insentif pemakaman selama empat bulan terakhir, yakni sejak Mei-Agustus 2021.

Keterlambatan tersebut disebabkan lambatnya pelaporan yang mengakibatkan pengajuan yang dilakukan tidak segera ditindaklanjuti.

"Sebenarnya ini sudah kami permudah. Tinggal menunjukkan KTP saja," katanya.

Baca juga: Sutiaji Tak Segan Pecat ASN yang Terlibat Penyelewengan Dana Penanganan Covid-19 di Kota Malang

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved