Madura United

Madura United Nyaris Kalahkan PS Tira, Pelatih Rahmad Darmawan Tetap Apresiasi Kinerja Pemain

Madura United gagal mempertahankan keunggulan kala menghadapi PS Tira pada laga pekan pertama Liga 1 2021.

ligaindonesiabaru.com
Pemain Madura United merayakan keunggulan mereka atas PS Tira jelang turun minum di Stadion Indomilk Sport Center Tangerang , Jumat (3/9/2021). 

TRIBUNMADURA.COM - Madura United gagal mempertahankan keunggulan kala menghadapi PS Tira pada laga pekan pertama Liga 1 2021 di Stadion Indomilk Sport Center Tangerang , Jumat (3/9/2021).

Dengan hasil akhir 1 - 1 untuk kedua tim, Madura United harus berbagi poin dengan PS Tira.

Kendati begitu, Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, tetap mengapresiasi kinerja pemainnya.

"Pemain sudah menunjukkan keinginan kuat untuk dia bisa memberi yang terbaik," kata Rahmad Darmawan seusai laga.

Rahmad Darmawan menilai, pemain Madura United telah menunjukan permainan terbaiknya melawan PS Tira.

Baca juga: Rahmad Darmawan Bongkar Penyebab Madura United Gagal Pertahankan Keunggulan dari PS Tira

"Terimakasih hari ini pemain sudah berusaha dengan semaksimal mungkin dengan bermain 90 menit mengimbangi lawan," pungkasnya.

Sejatinya, Madura United berpeluang merebut poin penuh pada laga tersebut.

Madura United sempat unggul atas PS Tira jelang turun minum lewat gol Hugo Gomes menit 40.

Pada babak kedua, PS Tira melakukan perlawanan hingga mampu menyamakan kedudukan melalui Ahmad Nofiandani menit 66.

Rahmad Darmawan menilai. kegagalan timnya meraih poin penuh karena lawan bermain cukup disiplin, terutama di lini pertahanan.

Akibatnya, kata Rahmad Darmawan, gelombang serangan yang dibangun Fachruddin Aryanto dkk sulit menciptakan peluang.

Baca juga: Hasil Akhir Laga PS Tira Vs Madura United, Gol Ahmad Nofiandani Gagalkan Tim Tamu Bawa 3 Poin

"Jujur memang hari ini kami menghadapi lawan yang bermain sangat disiplin di lini pertahanan," kata Rahmad Darmawan seusai laga.

"Mereka berusaha dengan melakukan banyak sekali counter attacking," sambung dia.

Rahmad Darmawan mengaku, tim sudah berupaya membongkar pertahanan lawan dengan memainkan dua striker sekaligus, Silvio Escobar dan Rafael Silva.

"Tapi memang kombinasi yang kami buat, antara lini tengah dan lini depan kurang banyak lagi, tentu ini pekerjaan buat saya untuk terus mengintensifkan kerja lini serang kami," ucapnya.

Catatan lain, di babak kedua, RD menilai skuad asuhannya mulai kehilangan fokus.

"Lini pertahanan dan jarak antar lini mulai sedikit agak renggang. Saya coba melakukan beberapa pergantian, tapi memang cukup membantu, walaupun demikian ini hasil yang harus bisa saya terima," paparnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved