Breaking News:

Berita Malang

Penghasilan Jadi Montir Dirasa Kurang, Warga Lumajang Beralih Tanam Ganja di Ladang Area Pegunungan

Montir asal Kabupaten Lumajang ini nekat menanam ganja untuk penghasilan tambahannya.

TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO
Tersangka penanam ganja asal Lumajang, TB (30) saat gelar rilis di Polres Malang pada Jumat (3/9/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - TB (30) warga Desa Tempursari, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, ditangkap petugas Satresnarkoba Polres Malang.

Pria yang bekerja sebagai montir itu ditangkap karena menanam ganja untuk penghasilan tambahannya.

Akibat aksinya, TB ditangkap di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, saat nekat menjual ganja yang ia tanam.

Aksi TB tertangkap tangan oleh polisi saat melakukan transaksi di salah satu rumah kos wilayah Sumberpakis, Kecamatan Pakis beberapa waktu lalu.

“Tersangka melakukan transaksi narkoba jenis ganja dan diketahui oleh teman-teman lapangan bagian narkotika dan dilakukan penangkapan,” terang Kapolres Malang, AKBP Raden Bagoes Wibisono saat gelar rilis di Polres Malang pada Jumat (3/9/2021).

Benar saja, di rumah kos tersebut polisi menemukan beberapa buah paket ganja.

“Ketika dilakukan penggeledahan oleh petugas, ditemukan 2 paket ranting ganja dalam keadaan kering, 1 buah tas, dan 1 buah smartphone,” tutur mantan Kapolres Madiun itu.

Usai ditangkap dan diinterogasi oleh polisi, tersangka menerangkan jika tanaman ganja tersebut berasal dari sebuah lahan di Lumajang. Tersangka menanam sendiri ganja tersebut.

Mengetahui informasi tersebut, anggota opsnal narkoba langsung berangkat ke lokasi dan ditemukan 50 batang pohon ganja yang baru tumbuh dan siap panen.

Tersangka menanam di ladang area pegunungan di Desa Tempursari, Lumajang.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved